Bait Konversasi

Bait Konversasi

  • WpView
    Reads 18,586
  • WpVote
    Votes 1,917
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 18, 2020
Buku ini hanya menceritakan seputar percakapan sederhana ditengah-tengah keramaian jembatan Pasupati pada malam hari, juga seputar curahan hati berlatar tempatkan 372 Kopi di Setiabudhi. Buku ini sederhana, hanya menceritakan mereka; para anak manusia yang memilih untuk tinggal di Bait, orang asing yang semula dianggap biasaㅡnamun berganti nama menjadi istimewa, selepas adanya konversasi di antara Adam dan Hawa. *** Written in Bahasa. ©Komuhodu, 05/27/2019.
All Rights Reserved
#243
x1
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Pulang
  • [End] Aurora | Kimetsu no Yaiba
  • Love In A Coffee Shop [Bisa Baca Di Karyakarsa]
  • KOS UJUNG GANG
  • The Last Coffee
  • (Bukan) Ke Lain Hati ~ (TAMAT) ~ TERBIT E-BOOK
  • Are We Brother's ? - [boynextdoor] TERBIT✓
  • Balada Mahasiswa Teknik [SUDAH TERBIT]
  • Obrolan Warkop Republik Konoha

Apa itu rumah? Beberapa orang, mungkin akan menjawab tanpa pikir panjang bahwa rumah adalah sebuah bangunan untuk beristirahat, tempat biasa mereka untuk tidur, makan, dan lain sebagainya. Namun bagi Yegan, rumah baginya lebih dari itu semua, rumah baginya adalah tempat dimana ada.. Bang Jendra, abang yang walaupun terlihat tegas tapi sebenarnya adalah sosok yang hangat layaknya seorang ayah. Koko Hao, kakak yang walaupun suka mengomel tapi sebenarnya adalah sosok yang perhatian layaknya seorang ibu. Bang Harsa, abang yang bisa menjadi tempatnya bersandar jika ia sedang ada masalah dan butuh solusi. Kak Marchel, kakak yang selalu memperlakukannya layaknya adik yang paling ia sayang dan ia jaga. Juga salah satu mood booster yang paling bisa membuatnya tertawa. Kak Tara, kakak yang paling bisa menghiburnya saat sedang bersedih, alunan musik indah dari petikan gitar dan suara lembut pemuda itu selalu sukses membuat mood Yegan kembali naik. Bang Ginan, kakak sepupunya ini adalah sosok yang paling mengenal dan memprioritaskan dirinya lebih dari hal apapun. Menjaganya bagai berlian rapuh yang mungkin bisa retak atau rusak kapan saja. Ko Riki, kakak yang walau tsundere, selalu bisa memperlihatkan perhatian kecilnya lewat hal-hal yang bahkan tak ia sadari. Keroyalannya sama sekali tidak perlu diragukan. Dan yang terakhir, Bang Guno, abang yang selalu mengajaknya bermain layaknya teman seumuran, membuatnya sama sekali tak pernah merasakan apa arti kata kesepian. Yegan rasa, mereka adalah kumpulan orang berharga yang tuhan beri sebagai balasan atas setiap rasa sakit yang anak itu terima. Dan dari dalam lubuk hatinya yang terdalam ia berharap, mereka akan selalu seperti ini. "Semuanya mari bersama untuk waktu yang lama."

More details
WpActionLinkContent Guidelines