The Travel Book

The Travel Book

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureComplete Fri, May 31, 2019
Kebahagiaan tidak akan pernah datang pada diri lisa, ia selalu mendapat perlakuan buruk dari keluarga dan teman-teman nya. Tidak bisa berbuat apa-apa, lisa hanya menuliskan isi curhatan fantasi nya kedalam buku kuno. Keadaan berubah setiap kata tertulis di buku tersebut. Lantas apakah yang akan terjadi? Apakah lisa akan mendapatkan kebahagian setiap kata yang ia tulis dari buku itu atau sebaliknya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Dan Teman? [END]
  • She's In The Rain; Jung Eunha
  • Kehidupan Di Balik Dunia Roh
  • Kaviry
  • 41 HARI
  • Harapan Dandelion yang Rapuh
  • ASHLEY
  • She's So (Un)Lucky! (Season 1 - Completed)
  • THE APPLE OF MY EYE (JENLISA)
  • Surat untuk fajar

Di sebuah kota kecil, lima sahabat yang telah bersama sejak lama menghabiskan waktu di markas mereka, sebuah bangunan tua yang mereka sulap menjadi tempat berkumpul. Suatu hari, mereka menemukan seorang asing duduk di depan markas, tertidur dengan posisi melipat lutut. Rasa penasaran dan kebaikan hati membuat mereka mengundang sosok itu untuk tinggal bersama mereka. Hari-hari berlalu, dan kehadiran orang asing tersebut mulai mengubah dinamika kelompok. Awalnya pendiam dan misterius, ia perlahan membuka diri, dan persahabatan terjalin di antara mereka. Namun, suasana berubah ketika salah satu dari lima sahabat itu mulai menyadari ada sesuatu yang tidak biasa pada teman baru mereka. Sikapnya, pengetahuannya tentang hal-hal yang sulit dijelaskan, bahkan cara ia berinteraksi dengan dunia terasa aneh. Ketika kecurigaan mereka semakin tumbuh, ketegangan muncul di dalam kelompok, menggiring mereka untuk menggali lebih jauh tentang siapa, atau apa orang asing itu sebenarnya. Hingga akhirnya, rahasia besar terbongkar, teman baru mereka bukanlah manusia. Kini, mereka harus memilih antara menjaga persahabatan ini atau menghadapi kebenaran yang mengancam hubungan mereka dan, mungkin, kehidupan mereka sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines