Dulu Hati ku begitu sepi tanpa Penghuni.. Layak nya kapal yg Bersandar di pulau tak berpenghuni.. Sunyi kelam dan Dingin.. Hati kecil dan nafsu ku Saling bertentangan.. Sama sama saling mempertahankan ego masing masing. Entah mengapa saat itu sel sel otakku seakan akan mati... Dan tak bisa berfikir Logis.. Hingga suatu hari.. Seseorang datang dan bagaikan Matahari yg menyinari pulau tak berpenghuni itu.. Ia menghapus kabut tebal yg menyelimuti pulau itu... Ia Membuatku Menemukan labuhan Kapal yg tepat untukku. Dan tentu nya Itu sangat adil bagiku dan hatiku..
Detail lengkap