MEI
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 28, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
#Mei2019 Im never gonna let u there alone. Rasa ini ada jauh sebelum kau menamainya cinta,yang terus tumbuh seiring denting jarum jam bergulir.Percaya atau tidak rasa itu selalu tumbuh subur tanpa harus kau sirami.Entah kenapa aku ingin selalu memberikanmu senyuman meski aku pun sulit untuk membuatnya.Dirimu menjadi sebuah prioritas yang benar-benar tidak pernah bisa di negosiasi. Aku menyanyangimu. Dimana didalamnya aku berharap balasan yang sekiranya memang tak mungkin terjadi,suatu harapan yang selalu aku semogakan.Entah apa itu rasanya,kedengarannya memang pahit tapi apa boleh buat aku memang menyukainya. Aku telah benar-benar menyayangimu. Bagaimana keputusanmu itu urusanmu keterpaksaan tidak akan bisa membuat semuanya lebih baik.Apapun yang kau beri aku tetap menyayangimu.Berharap satu juta tahun kedepan aku hanya ingin membuat simpul sinyum di kehidupanmu. #MEI2019 Ada janji yang tersimpul diantara kita sekarang.Sesuatu yang sederhana namun bermakna luas melebihi samudera.Aku perlahan menata diri untuk menyiapkan segalanya,menyiapkan hati yang dulu pernah rapuh.Meyakinkan hati bahwa dia mampu untuk kembali sembuh dan bahagia.Ah rasanya aku ingin ini saja,ingin bahagia seperti hari ini,seumur hidup. #MEI2019 Berhari-hari rasanya masih tetap sama,aku menyanyangimu.Aku kira itu akan bertahan sampai bertahun lamanya,bahkan tanpa batas waktu. #Juni Aku tetap menyayangimu sampai kapan saja,sampai kamu bosan pun aku akan tetap begini.Maafkan jika rasa yang begitu berlebihan ini membuatmu tidak suka,aku rasa wajar saja karena hatiku benar aku sangat takut jika kamu pergi.Ini memang egois,maafkan aku.Jangan berubah aku masih suka kamu yang seperti ini,bertahan sebentar saja,tolong.
All Rights Reserved
#17
skip
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Everytime [end]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • CAN'T GET OVER YOU [COMPLETED]
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Aku Disini Kak! [End]
  • Verlaat Me Niet (END)✔
  • Twins; Jevan-Nevan [TERBIT]
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Garvitara [END]
  • Ad Meliora || END✓

Namanya Jung Eunji, gadis itu cantik dengan pita warna merah dikepalanya. Dia sahabatku, sejujurnya aku tak menganggapnya sahabat, melainkan seseorang yang istimewa. Kesan pertama kami bertemu, aku sudah berani mencium pipinya. Dia sangat manis dan lucu. Aku rasa aku mulai menyukainya. Jung Eunji dan Kim Jongin, ah itu menggemaskan sekali. Tahun ini kami bertemu lagi, setelah hampir lima belas tahun tak bertemu lagi. Dia bertambah cantik dengan rambut yang digerai lurus sampai punggung. Senyumannya manis, tak berubah sejak dulu. Ini akhir musim gugur, dimana kami dulu berpisah. Dan aku merasa kali ini akan ada perpisahan lagi setelah pertemuan kami yang kesekian kalinya. Ia tahu jika aku adalah Kim Jongin yang dulu, padahal aku sudah mati-matian ingin menyembunyikannya. Alasannya cukup sederhana, aku tidak ingin Jung Eunji menangis. Hey, Eunji-ya. Aku benci dirimu yang cengeng! Kau itu dulu menyebalkan dan suka menguntitku. Jujur aku suka, tapi itu telalu malu untuk ku ungkapkan. Kau tahu, seberapa aku menyukaimu? Haha, aku suka sekali. Aku pernah berharap pada satu musim gugur, aku memohonnya dibawah pohon maple ketika umurku menginjak dua puluh tahun. Jika nanti jika kita bertemu aku janji akan mengabulkan satu permintaanmu, yang terakhir kalinya. Saat itu aku sangat merindukan dirimu, rindu sekali. Beribu malam kulewati, dan aku mendapati permintaamu yang terakir kali kemarin. Kau ingin menghabiskan akhir musim gugur ini bersama denganku bukan? Tapi aku lebih berharap kau bisa memberikan maaf terlebih dahulu untukku. Permintaanmu yang terakhir tak bisa kukabulkan. Maaf, Jung Eunji, aku bukan Tuhan yang bisa hidup semauku. Aku juga bukan malaikat yang bisa hidup berjuta tahun untuk menjagamu. Aku hanya manusia biasa seperti orang-orang. Tapi bedanya karena aku mencintaimu. Terima kasih, kuminta jangan pernah lupakan aku. Written by :: putchicolate 15 June 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines