The Memories With Him

The Memories With Him

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 6, 2020
Flashback 10 years ago "Jadi kita resmi bersahabat?" tanya anak laki-laki berumur 7 tahun yang bernama Arga pada anak perempuan berumur 6 tahun yang bernama Alena. "Iya. Semoga kita bisa bersahabat sampai tua ya." Balas anak perempuan itu dengan senyum imutnya. "Aamiin. Sampai kita mati." "Gak. Aku maunya selama-lamanya. Sampai kita di surga," protes anak perempuan imut itu. "Mmm... Iya selamanya." Gumam anak laki-laki tampan itu. "Janji?" tanya Alena--anak perempuan imut nan cantik itu memastikan. "Janji." Jawab Arga--anak laki-laki tampan itu pasti. Alena mengeluarkan dua buah gelang dari kantong bajunya. "Warna pink buat aku, warna biru buat kamu," ucap anak perempuan itu sambil memberikan gelang berwarna biru donker pada Arga--anak laki-laki dihadapannya. "Warna biru kan kesukaan kamu," lanjutnya. "Wah... Makasih ya," ucap anak laki-laki itu yang sepertinya suka dengan gelang tersebut. "Simpan baik-baik gelang itu, itu bukti kalau kita resmi bersahabat!" tegas Alena--anak perempuan itu. # Kisah percintaan tentang sepasang sahabat kecil yang dipertemukan kembali setelah bertahun-tahun lamanya tidak bertemu.
All Rights Reserved
#2
mantansahabat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALAGAM (SELESAI❤️)
  • frendzone Or Bad Boy?!
  • Cool Beauty
  • Friendzone?
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Arsyilazka
  • Strange Girl  ✔️(Revisi)
  • G in Luv (END)
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • ALVANSA [Completed]

Ini kisah tentang tiga anak remaja yang masih SMA. Ada Aira sebagai pacar Alan dan ada Agam sebagai sahabat Alan. Aira adalah gadis beruntung yang memiliki dua penjaga, ada Alan sebagai pacarnya dan Agam sebagai sahabatnya juga. Tidak jarang Aira pergi bersama Agam atas keinginan Alan. Lelaki itu selalu mengandalkan sahabatnya jika ia tidak bisa mengantar Aira. Agam yang sudah bersahabat dengan Alan sejak SD diam-diam menyukai Aira. Pacar sahabatnya sendiri. Agam tahu perasaannya ini salah. Bukan di waktu, tempat, atau orang yang tepat. "Gam. Nanti gue juga mau repotin lo lagi untuk bantu gue ngehias ruangan itu." Ujar Aira sambil terus memindah file ke dalam flashdisk. Sambil menunggu Aira kembali menatap Agam. "bisa kan?" "apapun gue bisa lakukan buat lo, Ay." Ujar Agam sambil menatap mata Aira lekat-lekat. Aira memandang Agam dengan gemas. Tangannya tergerak mencubit kedua pipi lelaki itu saking gemasnya. "eeummm baikk nya Agam sama gue." Ucap Aira dengan nada manja khas gadis itu. Setelah Aira melepas cubitannya di wajahnya. Agam masih terus memandang gadis disampingnya. Rasanya untuk beralih menatap yang lain tidak lah penting bagi Agam. "kalau gue suka sama lo gimana, Ay?" Aira langsung menoleh pada Agam seketika.

More details
WpActionLinkContent Guidelines