Sankrea Story

Sankrea Story

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 4, 2019
"Sankrea selalu baik sama saya, Dia yang membuat saya senang dan mengerti arti kehidupan yang sesungguhnya. Saya seharusnya tau apa yang ia derita selama ini, maafkan saya, karena saya dia tak mendapatkan mukzijatnya" gumam cowok itu. "Dia mendapatkannya. Kamulah mukzijatnya." ©2019 Salam, Debora Yuniati.
All Rights Reserved
#613
sadending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • dimana janji tersebut
  • "Gue Ganteng!!" (COMPLITED)
  • Kisah yang Tertunda
  • Gajelas(chanbaek)(gs)END✔✔
  • ' HATTERS '
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • Teach Me [Hiatus]
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • SPOILEDBOY

"gue benci lo nay" ujar lasya menatap penuh amarah ke arah shanaya yang sedang di gendong oleh aksa menuju uks. tanpa sengaja naya melihat ke belakang dan melihat lasya sedang menatap mereka dengan mata tajamnya itu. 💫 "ayah janji ya, jangan lupain aku. dan ayah harus ingat kalau anak ayah yang asli itu shanaya Cherrye elvander. aku dan anak itu beda marga yah" pak el mengangguk tersenyum lebar dan mengelus kepala anaknya "iya ayah janji" "janji tetaplah janji, dan janji tidak akan bisa untuk di ingkari yah" pak el mengangguk. 💫 " aku ga akan pernah suka sama kamu sa, jadi tolong cari cewe lain yang lebih sempurna dari aku ya sa" ucap shanaya membenarkan pony rambutnya " menurutku kamu itu udah lebih dari sempurna nay" 💫 "jangan tinggalin aku ya nar, sekarang aku hanya punya kamu. kalo kamu ninggalin aku, nanti aku kesepian" "iya, aku janji" mereka berjanji dan berpelukan. 💫 "kenapa kamu jahat, kamu bilang kalau kamu suka aku. tapi kenapa setelah kamu pergi dan akan kembali, kamu harus pergi juga" "kenapa kamu merenggut nyawa kekasihku laut, dia salah apa" "kalo kamu merebutnya, aku tidak punya rumah. rumah yang tadinya utuh sekarang harus roboh lagi" "kamu juga. kan kamu juga sudah berjanji untuk kembali ketemu aku, tapi sekarang aku harus kehilangan kamu untuk selamanya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines