Fake Smile

Fake Smile

  • WpView
    Membaca 5,138
  • WpVote
    Vote 421
  • WpPart
    Bab 34
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 9, 2022
Menceritakan tentang para remaja yang dikelilingi harta dan kepopuleran. Tapi bukan berarti hidup mereka bahagia seperti yang lain. Ada dari mereka yang hidup dalam kesendirian, kebohongan, keambisiusan, ketakutan, kesedihan, kehampaan, penyesalan, bahkan hidup dalam situasi terkekang. "Hidup gue gini amat ya...gak ada bahagia bahagianya." - Bella. "Dari kecil gue udah hidup dalam penghinaan, cacian dan makian. Dari situ gue belajar kalau hidup gak akan selalu seperti taman bunga"- Lyra. "Lo udah tau kan jawabanya?!Segimanapun gue berusaha, jatuhnya buat kecewa hati"- Tasya. "Saat gue ngaca, yang gue liat cuma sebuah penyesalan"- Rea. "Cinta itu bukan hanya sekedar menerima tapi juga memberi dan merelakan, jadi gue relakan dia buat lo..."- Kevin. "Lo bahagia dari nyawa seseorang,tapi gue menderita karena kehilangan seseorang itu"- Rian. "Takdir itu kaya kotak Pandora ya??. Ngejutin. Dan saat ini gue ngerasain 'kejutan' itu"- Arka. "Gue janji!! kalau suatu saat lo pengen lari dari sesuatu, gue bakalan jadi orang petama yang narik lo untuk pergi menjauh. Gak peduli apapun itu!!"- Rey. "Kalau lo suka sama seseorang jangan pake hati nanti sakit,kalo pake kata kata entar ujung unungnya bulshit, kalau pake otak yang ada lupa,. Jadi kalo suka sama seseorang pake aja keyakinan dan kepercayaan"- David. "Memaafkan itu tergantung sudut pandang orang, terkadang orang hanya berfokus pada kesalahan karena itulah yang paling mencolok. Seperti garis di sebuah kertas"- Derren. "Ada yang pernah bilang kalau seorang kakak layaknya sebuah perisai di medan pertempuran, tapi saat ini gue kehilangan perisai itu hingga tanpa sadar gue jatuh terjerembab dengan luka yang dalam"- Cicil. ...... Cover by Pinterest
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#468
kevin
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • The Angel Diamond(Triple A Double L) Vs The Black Devil(Double A Triple L) Mafia
  • CINTA DALAM KELABU
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • Full Of Scratches
  • My Heart
  • Takdir (Bukan) Pilihan
  • Crazy Couple [End] ✔
  • AETERNA  | Selesai✓

"Lo percaya hubungan tanpa status nggak?" Ara menatap Ale dengan heran, "Kenapa tiba-tiba lo nanya begitu?" "Gue pengen tau aja pendapat lo." "Kalau gue rasa sih nggak bakal ada manusia yang mau menjalani hubungan tanpa status. Kalaupun awalnya dia nerima, pasti lama kelamaan dia bakal nuntut sebuah kata yang disebut 'status' itu sendiri." Ale hanya mangut-mangut mendengar jawaban Ara. Lalu, sebuah ide muncul dikepalanya. "Kita coba yuk?" "Coba apaan?" Tanya Ara heran. "Coba HTS-an." "Nope, lo gila ya?" "Lo takut ya Ra?" Tantang Ale. "Siapa bilang gue takut? Gue cuma males ngikutin permainan gila lo itu." "Ayolah Ra. Lagian ini efektif." "Efektif apaan?" "Efektif menjauhkan makhluk-makhluk yang bernama cewek dari pandangan gue." "Lah gue kan cewek?" "Kecuali lo, Kiara Nabila." Ujar Ale. "Lagian ada keuntungannya buat lo." "Apa keuntungannya?" "Lo nggak perlu ngelabrak lagi cewek-cewek yang ada hati sama gue." "Deal." Ucap Ara tanpa pikir panjang. Begitulah 'permainan' itu dimulai. Tetapi mereka lupa, siapa yang bermain api maka harus siap juga untuk terbakar. Yeaaaaay.. Cerita kedua dimulaaaaiiiiiii.. Kali ini ada Ara dan Ale, si duo bersahabat yang bertolak belakang sedang memulai cerita mereka. Mari dibaca, comment, dan vote yaaa.. Salam Sayang, Dilandita Note: Jangan menambah dosa dengan mengcopy paste dan meremake hasil karya penulis. Cover diambil dari Pinterest, jadi jika ada kesamaan dalam cover mohon dimaafkan, namanya juga dunia maya. Terima kasih.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan