Meet (Hiatus)

Meet (Hiatus)

  • WpView
    LECTURES 52
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., juin 22, 2019
Mentari masih menyimpan rasa untuk teman kecil sekaligus cinta pertamanya, Anta--yang sampai saat ini tidak ia ketahui dimana keberadaannya. Hidupnya yang sepi selalu teralihkan oleh keberadaan Anta dibenaknya. Hingga kini dia masih berharap dapat bertemu dengan cinta pertamanya itu. Dia selalu bahagia karena memiliki Anta di hatinya. Tapi semua kebahagiaan itu berakhir disaat seseorang bernama Badai datang secara tiba-tiba ke dalam hidupnya. Sesuai namanya, dia memporak-porandakan hidup dan hati Mentari. Setelah semua hal yang dihadapi Mentari, apakah Mentari akan tetap setia pada cinta pertamanya? Atau dia akan membiarkan Badai mencoba menggeser posisi Anta di hatinya? "Kau yang datang dengan harapan, semoga kau tak pergi tanpa penjelasan."~Meet. ___________________________________ 《●|Didedikasikan untuk dia yang tak pernah kuketahui namanya. Semoga dia bahagia, dimanapun dia berada.|●》 ●》Cover by @HaEl1214 ●》Start : 30 Mei 2019 Enjoy the story and Happy reading!
Tous Droits Réservés
#707
firstlove
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • DEAR ANNETHA
  • DEVIAN [END]
  • WHO ?
  • Ananta: Surat Terakhir Andara
  • SELF LOVE
  • Ananta&Dunianya[✓]
  • Prince And Princess [SUDAH TERBIT]
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • Bad Girl vs Cold Ketos [Sudah Terbit]
  • Gavin & Naya  (End)

It's not funny! - - - - • Annetha Kannaya Zafira "Kapan aku merasa bahagia? kenapa aku harus hidup tanpa kasih sayang papa? kapan ada seseorang yang rela menemani hidupku?" ucap Annetha di kesunyian malam yang ia lalui sambil menatap dinding kamarnya yang nan-indah bagi Annetha. • Adnan Gafaula Cardwell "Annetha, kamu itu bagai tanah di rumahku, jika tidak ada tanah maka rumah ini tidak akan sempurna, kamu itu bagaikan air... layaknya air hujan yang sangat deras dan mampu membahasi siapapun yang berdiri dibawahnya, dan aku lah orang yang akan menampung semua air itu termasuk air mata kebahagiaanmu" - -Nyatanya- Maafkan aku yang selalu membuatmu sedih, aku mengetahui semua tentangmu, tapi aku masih mampu menyakitimu diluar sana, aku rela membahagiakanmu sekalipun itu menempuh waktu lama agar dapat tercapai. -Aku mengenalmu dari kecil, dan aku orang yang paling kamu sayangi saat itu dan kita sering bermain-main bersama dulu.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu