NADHIFAH

NADHIFAH

  • WpView
    Reads 272
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 7, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh sebelumnya jangan lupa klik Vote lalu beri Saran dan Kritik sebab tanpa kalian saya hanya butiran rengginang :'( Syukran sudah membaca Jazakumullahu Khairan. -------------------------------- Bisa jadi suatu saat nanti kita akan berjalan di jalan yang berbeda. Tetapi ingatlah itu masih dugaan bukan kenyataan, oleh karena itu tetaplah berpegang pada tali yang telah menghubungkan kita satu sama lain. Jangan lepaskan jangan pula di putuskan karena masing masing diantara kita akan terpisah lalu tersesat kemudian hilang arah dan tujuan hingga kita menjadi asing satu sama lain. *********** "Kak? Aku mau jujur tapi janji dulu." Nadhifah kembali ketopik semula, memandang wajah sahabatnya dengan serius. "Janji, kalau nanti turutin semua permintaan Aku?" Daffa mengangguk patah patah, semakin bingung setelah menyadari penampilan Nadhifah yang juga tak seperti biasanya. "Mukena musholla mana yang dipakai Nadhifah? Ya Allah, semoga semua berakhir dengan damai dan indah." Batin Daffa sendu "Kak Daffa sudah janji jadi gak boleh ingkar! Salah satu ciri orang munafiq adalah jika berjanji dia ingkar." Nadhifah tersenyum penuh kemenangan "Iya, terus kamu mau bilang apa?" Tanya Daffa pensaran tanpa melepas pandangannya dari jilbab yang dikenakan oleh Nadhifah. Nadhifah menimang kembali bagaimana cara mengutarakan beban pikirannya. "emm.. sebenarnya aku ikut pengajian islam di simpang Jl.K17" Nadhifah merogoh isi tasnya, mengeluarkan selembar kain hitam. "Aku juga kalau kajian pakai ini" "Ini apa Fah?" Sorot mata Daffa menajam menatap secarik kain hitam yang kini ada dihadapannya. "Kajian apa? Kamu jangan aneh-aneh!." Nafas Nadhifah tercekat, padahal Daffa sedang tidak membentak ataupun meninggi kan suaranya. "Ini cadar bandana." Tangan lentik Nadhifah dengan gesit memasukkan kembali cadar tersebut kedalam tas. ******
All Rights Reserved
#184
spritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEGITIGA CINTA
  • Dia Khadijahku[END]
  • Kusebut Namanya Dalam Akad
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • SERIBU HADITS✓
  • Sebuah Usaha Mencintai [TAMAT]
  • (menuju) Jodoh Halalku [TAMAT]

[HIMBAUAN] Boleh baca cerita ini kalau sudah melaksanakan kewajibannya yaaa :) jangan sampai kalian lalai karena membaca cerita ini :) aku melepas diri dari apa yang kalian lakukan^^ ______________________________________________ Bagaimanapun kelamnya kehidupan seseorang, akan ada fase di mana orang itu berpikir bahwa hidupnya yang serba bebas itu perlu kembali diatur. Lebih tepatnya, seseorang itu sendiri memerlukan aturan hidup. Awalnya ingin merasa bebas, tapi pada satu waktu menemukan titik bahwa ia juga ingin diatur, terutama oleh Sang Pencipta. Begitupun Ayesha Kiera. Gadis cuek yang hanya memikirkan kebebasan dan keegoisan pada awalnya, mengirimnya pada sebuah takdir yang membulatkan tekadnya untuk berhijrah. Tidak akan ada yang menduga apalagi menyangka kalau gadis sedingin Ayesha dan seaneh ia, tiba-tiba saja seolah tersengat lebah yang menembuskan cairan kebaikan pada dirinya dan membuatnya memutar hidup 180°. Bagaimana kisahnya ya? [CERITA INI FIKSI] #hai, ini cerita religi pertamaku di Wattpad, tulisan ini nggak ada maksud menggurui yaaa, sama sekali nggak, karena ilmu yang kupunya masih ceteeeek banget :D, sebagai manusia pasti banyak kesalahan kata atau pemahaman, jadiiii minta kritik sarannya jugaa ya :D daaaan semoga suka ;) Aoikiera 07-30-16

More details
WpActionLinkContent Guidelines