Story cover for NADHIFAH  by Unna_huwaida
NADHIFAH
  • WpView
    LECTURAS 267
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 267
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado may 28, 2019
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 
sebelumnya jangan lupa klik Vote lalu beri Saran dan Kritik sebab tanpa kalian saya hanya butiran rengginang :'(

Syukran sudah membaca
Jazakumullahu Khairan.
--------------------------------
Bisa jadi suatu saat nanti kita akan berjalan di jalan yang berbeda. Tetapi ingatlah itu masih dugaan bukan kenyataan, oleh karena itu tetaplah berpegang pada tali yang telah menghubungkan kita satu sama lain. Jangan lepaskan jangan pula di putuskan karena masing masing diantara kita akan terpisah lalu tersesat kemudian hilang arah dan tujuan hingga kita menjadi asing satu sama lain. 

***********

"Kak? Aku mau jujur tapi janji dulu."  Nadhifah kembali ketopik semula, memandang wajah sahabatnya dengan serius. "Janji, kalau nanti turutin semua permintaan Aku?" 
	Daffa mengangguk patah patah, semakin bingung setelah menyadari penampilan Nadhifah yang juga tak seperti biasanya. "Mukena musholla mana yang dipakai Nadhifah? Ya Allah, semoga semua berakhir dengan damai dan indah." Batin Daffa sendu 
	"Kak Daffa sudah janji jadi gak boleh ingkar! Salah satu ciri orang munafiq adalah jika berjanji dia ingkar." Nadhifah tersenyum penuh kemenangan
	"Iya, terus kamu mau bilang apa?" Tanya Daffa pensaran tanpa melepas pandangannya dari jilbab yang dikenakan oleh Nadhifah. 
	Nadhifah menimang kembali bagaimana cara mengutarakan beban pikirannya. "emm.. sebenarnya aku ikut pengajian islam di simpang Jl.K17" Nadhifah merogoh isi tasnya, mengeluarkan selembar kain hitam. "Aku juga kalau kajian pakai ini"
	"Ini apa Fah?" Sorot mata Daffa menajam menatap secarik kain hitam yang kini ada dihadapannya.  "Kajian apa? Kamu jangan aneh-aneh!." 
	Nafas Nadhifah tercekat, padahal Daffa sedang tidak membentak ataupun meninggi kan suaranya. "Ini cadar bandana." Tangan lentik Nadhifah dengan gesit memasukkan kembali cadar tersebut kedalam tas.

******
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir NADHIFAH a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#252doa
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Your Beautiful Eyes (END)  de arkhafa
44 partes Concluida
Baca dulu 3 part ya, kalau seru maka lanjutkan hehe Happy Reading dan jangan lupa Vote sebelum membaca ya 😇 ________________________________________ Sorot mata yang tajam namun juga indah. siapa sangka aku bertemu lagi dengan mata indah itu setelah sekian lama aku jatuh hati lagi dengan kerlingannya kerlingan mata yang bagaikan senja disore hari Mata itu memang indah namun ada penyesalan mendalam setiap kali aku bertatapan dengannya. Rasa penyesalan yang mendalam dan rasa bersalah yang takut tak termaafkan. Andai kau tau aku telah jatuh hati denganmu, dengan binar mata indahmu Kau adalah penenang bagiku, melihatmu adalah candu untukku. Tapi apa kau akan memaafkan aku Keyra Ulfa Mutiara? Aku mohon jangan pergi lagi dari hidupku Jadilah pelita yang menerangkan hidupku yang penuh kegelapan karena kesalahan. ~Dafa~ Cinta? aku tidak tau apa itu cinta... Aku mendayung sampanku hingga ke tengah lautan Ombak besar sering kali menerjang, Aku sendirian, menghadapi badai yang tak segan menyerang Aku hanya berpegang pada Sang Pencipta Kasih sayangnya menolongku, membawaku menepi pada indah nya pulau Desir angin di pulau itu menyejukkanku Ku temukan seseorang yang begitu sangat membuatku jatuh hati ketika aku melihatnya senyumnya memberikan rasa nyaman tersendiri Tapi bagaimana jika dia yang aku cintai adalah orang yang telah membuatku juga berada di tengah lautan. membuatku menerjang badai besar dengan hempasan ombak tanpa ampunan Haruskan aku memaafkannya dan menerimanya? Oh Allah lapangkanlah hati ini agar mampu mencintainya dan menerima kesalahannya ~ Keyra ~
Cahaya Iman Gus Berandal (on going) de harem_na03
56 partes Continúa
"Kalau lihat orang lain masih terjebak dalam jurang dosa, jangan hina! dia hanya belum jumpa cahaya, kalau sudah dapat, bisa jadi cahayanya lebih terang darimu." -Ustadzah Halimah Alaydrus🕊️ _________________________________________ Menceritakan tentang seorang Gus yang rusak karena pergaulan, hobi balap liar, dan dijuluki sebagai singa jalanan. Dialah, Muhammad Dafa Al-Ghifari, si Gus berandalan yang bisa dibilang, jauh dari kata 'alim' Dan karena sifat nakalnya itu, sang Abi membuat keputusan tegas, yakni menjodohkan Dafa dengan seorang Ning, dengan harapan, Ning yang kelak akan menjadi pendamping hidup Dafa, bisa merubah sifat Dafa agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Perempuan itu adalah Ning Naura Azkia Az-Zahra Si gadis cantik berperilaku lemah lembut, penyayang, penyabar, dan pintar dalam menjaga kehormatan. Sementara disisi lain, juga ada seorang Gus, yang rupanya tengah menyimpan perasaan kepada Ning Naura sejak lama. Dia lah, Muhammad Hafidz Al-Ghifari, kakak dari Muhammad Dafa Al-Ghifari yang sikapnya bertolak belakang dengan sang adik. Lantas, bagaimanakah kelanjutan kisah mereka? Akankah Ning Naura mau menerima perjodohan yang tidak di dasari oleh cinta ini? ***** "makasih ya?" "Afwan ya Habibi" Dafa mematung seketika, dia sedikit mengerti tentang bahasa arab. Tiba-tiba pria itu memegangi dadanya yang berdegup kencang sontak membuat Naura sedikit cemas "Gus, k-kenapa? Sakit?" "Jantung gue, Ra" "I-iya, jantungnya kenapa?" "Jantung gue mendadak senam gara-gara ucapan Lo" "Maksudnya?" Tanya gadis itu "Gue salting anjer!" Penasaran dengan kisah mereka? Cuss langsung baca! Jangan lupa tinggalkan jejak di setiap chapter! Terselip kata² kasar dan kekerasan fisik, harap bijak dalam membaca⚠️ Dukung terus novel kedua author yaaa🌷 makasih yang udah mampir😙 Rank🏅 1#religi 03-09/25 1#hafidz 1#dafa 1#hijrah 20-08/25 2#religi 05-09/25 1#agama 26-10/25 2#fisabilillah 3#motivasi 3#religi 7#motivasi 9#agama 10#ki
Kawin Kontrak? [COMPLETED] de bilqiss_
23 partes Concluida
[COMPLETED] "Jadi lelaki itu yang akan dijodohkan ibu denganku? Tega sekali, Ibu," gerutuku. Aku semakin membulatkan tekadku untuk menolak ini. Tanpa kusadari, ibu melihat ke arah jendela kamarku dan melihatku kesal. Beberapa saat kemudian, terdengar suara pintu kamar diketuk. "Baby, buka pintu!" Pintanya tegas. Aku pun membukakan pintu. Lalu menelungkupkan badanku di atas kasur. Ibuku menarik kursi belajarku mendekat ke arahku dan memandangiku, lalu berkata pelan padaku. "Kau tahu sendiri kan kebiasaan di sini? Kau juga tahu asal usulmu? Kau paham betul, bagaimana ibumu ini bertahan? Semua karena ibumu ini sepakat dengan norma di sini. Mana mungkin kita bisa hidup cukup seperti ini kalau tidak mengikuti itu semua. Baby, kau tahu itu semua. Harusnya kaupun seperti ibumu ini, ikut arus itu." Melihatku tidak memandangnya, ibu terus mengatakan hal-hal yang sebenarnya kami berdua sama sama tahu. "Ibu menikah dengan bapakmu ketika seusiamu. Dengan itu, ibu bisa memiliki rumah ini dan seperangkat alat jahit. Ibu mampu membesarkanmu, menyekolahkanmu, memenuhi segala keinginanmu, dan tidak pernah menyusahkan orang lain. Kau memang tidak pernah bertemu bapakmu, tapi ibumu ini sudah bercerita tentangnya." "Kita hidup tanpa kekurangan. Bahkan bisa membantu sesama. Kita pun hidup bahagia. Mereka yang juga melakukan ini pun juga sama." "Menikah bukan sesuatu yang salah, Baby." Ibuku mengakhirinya dengan kalimat itu, lalu berdiri hendak keluar kamarku. "Tapi menjanda di usia muda bukan keinginanku, Bu." Balasku sebelum ibu keluar kamar. Ibuku berhenti sejenak, kemudian keluar dari kamarku. Happy reading~ Jangan lupa untuk: √ Vote √ Coment √ Kritik dan Saran Hargai author dengan vote, terimakasi💞
Dzikir Cinta (Selesai) de RirinPutriAbdullah
25 partes Concluida
"Neng, Aa boleh cium tangannya?" Asiyah mengangkat dagu perlahan, memindahkan pandangannya dari kancing baju dada suaminya menuju wajah sang suami. Pandangan mata mereka beradu, Asiyah tersipu, Salman tersenyum malu-malu. Perlahan tapi pasti Salman menggerakkan kedua tangannya yang gemetar, mengangkat lembut kedua tangan mungil istrinya yang terasa dingin. Salman mencium kedua tangan putih itu, mengecup dengan penuh cinta dan kasih, ia memindahkan kedua tangan Asiyah ke dadanya dengan masih mendekapnya dengan sebelah tangan saja. Tangan kanan Salman naik keatas ubun-ubun istrinya, Salman mulai berdoa dengan menengadahkan tangan kirinya yang masih menekan kedua tangan Asiyah didadanya. Salman berdoa khusyuk dan pelan, memohon keberkahan atas istri yang sudah Allah berikan kepadanya. "Hari ini, Aa sudah sah menjadi suami kamu, doain Aa semoga selalu bisa mendampingi kamu sampai akhirnya kita berjumpa di Jannah Allah nanti ya, kalaupun andai akhirnya maut yang memisahkan kita, Aa gak akan melarang kamu buat nikah lagi ya. Karena Aa sayang kamu karena Allah" Assalamu 'alaikum Jazakumullahu khoir untuk para pembaca Di next novel ini akan bercerita tentang pemeran utama Asiyah Abdullah yang terpaksa bercerai dengan suaminya yang soelh karena sesuatu. Akankah ia mendapatkan jodoh yang lebih baik dari Allah? Nantikan lanjutan kisahnya ya. Novelnya sudah selesai, akan di posting part demi part karena beberapa bagian masih proses revisi sedikit. Jazakumullahu khoiron 
Aku Mati Rasa Perihal Cinta de cahyaaa18
51 partes Concluida
~Teenfiction-Romance-Religi~ Cinta? Apa itu cinta? Bagiku cinta itu bulshit, hanya sekedar omong kosong. Aku bahkan nggak pernah menganggap bahwa cinta itu ada di dunia ini. Kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehan luka. -Aisyah- *** Dua pria, satu wanita. Antara sahabat dan cinta, keduanya sama-sama berarti dalam hidup. Entah memilih maju untuk memperjuangkan perasaan demi cinta atau malah memilih mundur merelakan perasaan demi sahabat. Keduanya memang pilihan yang sulit, tapi lebih sulit lagi ketika mengetahui bahwa wanita yang mereka cintai adalah wanita yang phobia tentang segala hal yang berhubungan dengan cinta. "Coba sebutkan satu kata yang mendefinisikan cinta menurut lo". "Bulshit". "Kenapa lo bisa nyimpulin kalau cinta itu bulshit?". "Ya emang kenyataannya gitu kan. Cinta itu cuman omong kosong. Nggak ada yang bisa dipercayai di dalam cinta". "Jadi lo benar-benar gak percaya kalau cinta itu ada?". "Iya, kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehkan luka". "Sekarang mungkin lo nggak percaya kalau cinta itu benar-benar ada, tapi suatu saat nanti lo akan menyesali perkataanmu itu. Tunggu aja Syah, akan kubuat lo benar-benar merasakan cinta dengan cara gue sendiri hingga lo lupa akan rasa sakit di dalamnya". *** Akankah Aisyah benar-benar akan merasakan cinta? Akankah mindset Aisyah akan berubah tentang cinta? Atau malah lebih memilih mementingkan egonya untuk tidak akan pernah merasakan sesuatu bernama cinta? Ikuti kisahnya dan kamu akan mendapatkan jawabannya. Siapin tissue yang banyak karena cerita ini akan mengajarkanmu arti sabar, ikhlas, dan bersyukur, serta mengajarkan arti cinta sesungguhnya. Cerita ini diadaptasi dari kisah nyata dengan dibumbui sedikit cerita fiksi untuk melengkapi kisah nyata yang kurang lengkap.
SEQUEL HAIFA ON PROCESS de ariskakhurnia
65 partes Concluida
ADA SEQUEL HAIFA BACA YUK! [TELAH TERSEDIA DI GRAMEDIA DAN TOKO BUKU LAINNYA] BLURB VERSI WATTPAD Di balik buku yang menutupi sebagian wajahnya, Haifa mengamati dalam diam setiap tingkah laku Arvin. Bagaimana laki-laki itu berbicara dan tertawa, semuanya terekam begitu jelas di ingatannya. Tetapi setelahnya, ia segera menundukkan pandangan karena tersadar dari tingkahnya yang salah. Haifa bukan seperti Arvin yang namanya hampir dikenal oleh seluruh penghuni fakultas karena ketampanan dan kecerdasannya, ia hanya seorang perempuan biasa dengan cadarnya yang selalu berusaha membatasi pergaulan dengan lawan jenis. Haifa menyadari jika banyak perempuan yang menyimpan rasa untuk Arvin, perempuan yang mungkin lebih baik dari dirinya. Tetapi, tetap izinkan ia untuk meminjam nama Arvin dalam doa-doanya, meminta agar bisa bersanding bersama dengan laki-laki itu menuju Surga. _____ BLURB VERSI NOVEL Tentang Haifa Saqeenarava, perempuan yang begitu taat pada agama. Semula hidupnya berjalan bagai arus sungai yang tenang karena ia bersemayam di pondok pesantren dan memiliki keluarga yang memahami akidah dan manhaj yang benar. Namun, begitu mengetahui sosok Akbar Arvinio Rajendra, ternyata dunia luar tidak seindah yang selama ini terlintas dalam benaknya. Jika boleh memilih, Haifa tidak ingin merasakan jatuh cinta sebelum waktunya. Ia lebih memilih memantaskan diri untuk seseorang yang memang Allah takdirkan mengisi sela-sela jari tangannya, pada sosok yang akan melengkapi separuh agamanya dan menuntunnya menuju surga. Akan tetapi, jika yang terjadi justru sebaliknya, Haifa harus bagaimana? 📚 Disertai berdasar pada Al-Qur'an dan Sunnah menurut pemahaman Salafush Shalih. TIDAK DIPERKENANKAN MENG-COPAS SEBAGIAN ATAU KESELURUHAN CERITA DALAM BENTUK APA PUN. HAIFA © April 2018 AriskaKhurnia
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Your Beautiful Eyes (END)  cover
Cinta Sejati  cover
SEGITIGA CINTA cover
Sebuah Usaha Mencintai [TAMAT] cover
Cahaya Iman Gus Berandal (on going) cover
Kawin Kontrak? [COMPLETED] cover
Dzikir Cinta (Selesai) cover
Aku Mati Rasa Perihal Cinta cover
SEQUEL HAIFA ON PROCESS cover

Your Beautiful Eyes (END)

44 partes Concluida

Baca dulu 3 part ya, kalau seru maka lanjutkan hehe Happy Reading dan jangan lupa Vote sebelum membaca ya 😇 ________________________________________ Sorot mata yang tajam namun juga indah. siapa sangka aku bertemu lagi dengan mata indah itu setelah sekian lama aku jatuh hati lagi dengan kerlingannya kerlingan mata yang bagaikan senja disore hari Mata itu memang indah namun ada penyesalan mendalam setiap kali aku bertatapan dengannya. Rasa penyesalan yang mendalam dan rasa bersalah yang takut tak termaafkan. Andai kau tau aku telah jatuh hati denganmu, dengan binar mata indahmu Kau adalah penenang bagiku, melihatmu adalah candu untukku. Tapi apa kau akan memaafkan aku Keyra Ulfa Mutiara? Aku mohon jangan pergi lagi dari hidupku Jadilah pelita yang menerangkan hidupku yang penuh kegelapan karena kesalahan. ~Dafa~ Cinta? aku tidak tau apa itu cinta... Aku mendayung sampanku hingga ke tengah lautan Ombak besar sering kali menerjang, Aku sendirian, menghadapi badai yang tak segan menyerang Aku hanya berpegang pada Sang Pencipta Kasih sayangnya menolongku, membawaku menepi pada indah nya pulau Desir angin di pulau itu menyejukkanku Ku temukan seseorang yang begitu sangat membuatku jatuh hati ketika aku melihatnya senyumnya memberikan rasa nyaman tersendiri Tapi bagaimana jika dia yang aku cintai adalah orang yang telah membuatku juga berada di tengah lautan. membuatku menerjang badai besar dengan hempasan ombak tanpa ampunan Haruskan aku memaafkannya dan menerimanya? Oh Allah lapangkanlah hati ini agar mampu mencintainya dan menerima kesalahannya ~ Keyra ~