Cahaya Bintang

Cahaya Bintang

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 26, 2019
hai semua, aku bawa cerbung nih, ini dia ya deskripsinya. "Bintang! " teriak seorang cewek yang dari kejauhan. Dan Bintang itu siapa? selama gue jadi ketos nggak pernah ada yang namanya Bintang. "Panggil gue?" tanya ku yang bingung, dia terlihat berlari dari tadi. "iya Elo, kenalin gue cahaya, gue pindahan dari Prancis, " ucapnya yang senyum kyak orang gila. "Nggak tanya," ucapku yang segera melangkahkan kakiku menuju ke kelas. Padahal pertama gue liat dia tuh, gue grogi banget, gimana nggak grogi dianya aja cantik banget, ramah pula dan jadi grogi. .... mungkin cukup sekian aja, yang suka dengan cerita aku tolong like dan subsribe dan jangan lupa pencet tanda lonceng untuk selalu mengetahui status abdate dari aku😊
All Rights Reserved
#793
cowokdingin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • BE A RAINBOW
  • Early Hate To Be Love
  • PARK JIMIN [End]
  • 180° [END]
  • Because I'm Stupid (End)
  • Abah Dosen [COMPLETED] | TAMAT
  • GRIZLEN {On Going}
  • Be My Mistake (The Story of CEGIL) [COMPLETED]

"Peluk gue Hujan!" "Jangan mati sekarang BODOH!" "Bunuh gue Bumi biar bisa bareng terus!" "Bunda,Bunda.Gelap.Karena warna Awan hilang!" "Cepat berdamai Hujannya Pelangi,biar Hujan lebih bahagia kedepannya" Lo berubah Pel"Itu suara Bulan,dia mengatakan itu dengan isakan karena tidak ada sahutan apapun dari pelangi membuat Bulan semakin terisak.Untung sesuana cafe siang ini tidak terlalu rame itu memudahkan mereka untuk saling bicara tanpa memikirkan pendapat orang lain."Lo ga seperti Pelangi yang gue kenal,lo beda dan lo bukan Pelangi sahabat gue."Untuk satu kalimat dari Bulan membuat Pelangi tersenyum,dia menatap Bintang sebentar dan mengalihkan padanganya kepada Bulan."Bukan gue yang ga lo kenal,tapi lo memang ga kenal gue dari awal"satu tarikan nafas dan kekehan membuat Bulan menatap Pelangi, sedangkan Pelangi yang ditatap hanya diam dengan muka datar."Maaf, maaf,maafin gue,gue tau gue salah tapi tolong jangan hukum gue seperti ini."Bulan makin terisak,air matanya sama sekali tidak membuat pelangi kasian,tapi entahla mungkin hanya Pelangi yang tau apa yang dia rasakan saat ini.Bintang sendiripun merasa sangat bersalah atas semua ini,dia juga mengambil peran penting dalam semua hal perubahan yang terjadi pada pelangi."Makasih,gue pergi.Jangan cari gue lagi,karena Pelangi yang kalian kenal sudah mati."

More details
WpActionLinkContent Guidelines