INVERSION : ketika hati berbalik melawan logika

INVERSION : ketika hati berbalik melawan logika

  • WpView
    Reads 480
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 19, 2021
Katanya, cinta ada karena biasa. Biasa ketemu. Biasa diperlakukan manis. Biasa dibikinin puisi. Atau bahkan hanya karena seterbiasa sarapan bersama. Jadi, ketika Disa Swastikana jatuh cinta pada Aga Nugraha yang selalu memperlakukannya dengan manis, itu hal biasa. Atau saat Disa jatuh cinta pada guru tampan sekolahnya yang baru-baru ini juga merangkap menjadi tetangganya karena terbiasa sarapan bersama, itu juga hal biasa. Yang gak biasa adalah, ketika Disa menginginkan keduanya dan gak mau membuang salah satu dari mereka. Karena dalam agama, yang boleh itu poligami, bukan poliandri. °°° Plagiarism is a crime! Be creative!
All Rights Reserved
#399
badgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANELKA CALVARY
  • Ketika Kuhadirkan Dia
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Ketos Vs Adek Kelas
  • GASA [end]
  • Bad Psychopath Boyfriend
  • King Of Bucin [SELESAI]✔
  • ARGLADIS
  • ELGAMA

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines