*leave me alone* please!!

*leave me alone* please!!

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 1, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
~RenataAthalaAdiva~ POV "Dengan adanya lo di samping gue,di hidup gue,di hati gue" katanya.dia begitu rapuh,lontaran kata yang ia ucapkan kepada ku berubah,ado makin kasar padaku setelah ia tahu kebenaran itu.Dia semakin sensitif.Kuhiraukan semua perkataannya kurengkuh tubuh tingginya,agar dia behenti untuk mencoba membenci ku."Dengan begitu gue semakin berharap sama tuhan,buat hidup lebih lama bersama lo"dari situ dia semakin menangis,pundakku basah terkena air mata yang mengalir deras dari mata nya."leave me alone, please!!"lirih nya lemah.Aku ingin sekali menangis. "Justru,dengan adanya nata disini, disamping ado,dihati ado,itu bisa membuat ado lebih semangat untuk berusaha,dan yakin bahwa penyakit yang ada di tubuh ado bisa di angkat sama tuhan" kataku melepas pelukan dan menempelkan dahiku dengan dahinya"i'm always with you!"Kataku sambil mengusap pipi tirus ado yang dulunya sedikit chuby namun sekarang tidak lagi, ku tatap manik mata tajam milik ado yang berwarna coklat terang namun sekarang tidak lagi, sekarang matanya sayu,sekeliling matanya hitam. "Ado..nata sayang sama ado"kataku ingin menangis tersedu sedu namun kutahan.Air mataku bercucuran deras saat mengatakan nya. "Ado juga sayang sama nata!" Katanya lemah."Nata jangan pergi ninggalin ado ya, sampe ado gak ada di samping nata, sampai ado gak ada di dun.."aku menutup mulutnya dengan tanganku aku tak sanggup mendengarnya.'Ado.. lekas sembuh yaa. Nata akan slalu ada di samping ado' gumam ku dalam hati. "Jangan ngaco ado,kamu bakalan terus ada di sampin nata.."kataku sambil memeluknya erat.Dia membalas nya dengan biasa, namun tangan nya mulai jatuh kebawah dan seketika badannya yang dulu gagah kini rapuh, ambruk ke lantai kamarnya. Aku panik. "BUNDA..hiks..BUNDA..hiks...BUNDA.." aku berteriak sambil menangis. Bunda nya aldo datang dengan tergesa gesa. Ikutin kelanjutan RERE!!
All Rights Reserved
#98
staywithme
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU, KAMU DAN TUHAN [END]✔
  • ALETA
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • For HIM
  • [END] Hamil Dengan Jenderal Perang Gila Yang Menyebrang.
  • Second Hearts
  • last hold S2 ✓
  • You're Here, But Not For Me
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • Terikat Dengan Ketua Mafia🔞✅

[SEDANG DALAM TAHAP REVISI] " Sebuah REALITA yang dipatahkan paksa oleh SEMESTA. Sebuah hubungan kasih yang runtuh hanya karena tidak Se-IMAN" __________ " PAPA MAU NAMPAR NESYA? TAMPAR PA TAMPAR! GAUSAH KHAWATIRIN MUKA NESYA YANG UDAH PENUH BEKAS. NESYA BISA SEMBUNYIIN ITU KOK!" PLAK! Benar saja sebuah temparan keras mendarat kasar menyentuh pori-pori wajah gadis itu Nesya menyisir rambutnya dengan jari, yang sempat berantakan akibat tamparan keras itu. Dia mengangkat dagunya, perlahan menaikkan pandangannya menatap mata Vico yang penuh dengan aura marah. Dia lantas memeluk erat laki-laki itu dan membiarkan wajahnya menyandar tepat dibagian dada pria itu. "PA....." "GINJAL NESYA RUSAK PA! KATA DOKTER SATU-SATUNYA CARA UNTUK MENYELAMATKAN NYAWA NESYA ADALAH DENGAN MELAKUKAN TRANSPLANTASI GINJAL." " TAPI NESYA MEMILIH UNTUK TETAP SEPERTI INI! GAPERLU NESYA KASIH TAU PAPA KENAPA GINJAL NESYA RUSAK. KARENA PAPA UDAH TAU ALESANNYA..." " IYA. PAPA INGATKAN, WAKTU PAPA NENDANG PERUT NESYA SAMPE NESYA MUNTAH DARAH? JANGAN PERNAH LUPAIN ITU YA PA! APAPUN ALESANNYA JANGAN PERNAH LUPAIN!" " NANTI KALO NESYA TIBA-TIBA MENGHILANG JANGAN PERNAH CARI NESYA!" " MAKASIH BUAT PELUKAN INI. AKHIRNYA SETELAH SEKIAN LAMA NESYA BISA NGERASAIN GIMANA NYAMANNYA BERADA DIPELUKAN PAPA." Perlahan gadis itu melepaskan kedua tangannya yang melingkar tepat dipinggul sang ayah. Tersenyum dalam kesakitan. Dia berpaling meninggalkan laki-laki itu. Pelan namun pasti tubuh Nesya kini menjauh dan menghilang dari jangkauan pandangnya. Entahlah, dia sedang mengingat perbuatannya dimasa lalu atau sedang menyesalinya. ___________ " Nes, gua mau ngomong.." ucap laki-laki itu sambil memandang rendah gadis yang tengah berbaring dipangkuannya. " Mau ngomong apaann.." " Gua....." " Apaan...???" " GUA MAU BREAK UP!" ___________

More details
WpActionLinkContent Guidelines