Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Bucin

Bucin

  • WpView
    Membaca 273
  • WpVote
    Vote 51
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jan 18, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Gais, seandainya dia bikin kesalahan lagi gimana. Apa gak masalah kalau gue maafin lagi?" Nancy Bulan. "Terserah. Itu hak lo buat nentuin apa dia pantas di maafin atau tidaknya. Tapi kalau udah kelewatan udah gak bisa diampuni, sesuatu yang berlebihan itu gak baik dan semuanya ada batasan". Rania Asmita "Kayaknya gue bakalan maafin dia lagi deh, begitupun seterusnya sampai dia sadar kesalahan apa yang dia perbuat selama ini ke gue". Nancy Bulan. "Gini amat punya temen, tololnya udah mendarah daging". Yunia Amanda. "Bucinnya udah nauzubillah. Sangat-sangat meresahkan warga negara". Clara Angelista Anyeonghaseo Yeorobun, ini adalah karya pertama aku yang pernah aku unpublish dan sekarang udh dipublish lagi. Tentunya dengan nama tokoh yang berbeda. Ini adalah karya hasil kegabutan Athour amatiran. Semoga kalian suka sama ceritanya. Sarangheo🌼
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#126
nangis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • After School [END]
  • [BL] Sudden Omega
  • Antagonis Kesayangan Ku! END ✔️
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Masuk Kedalam Komik BL [END]
  • Effort of Love! : Afgara & Celia

"Kenapa sih lo gak pindah aja ke agama gue Lun?" Tanya Andreas serius. "Kalo, gue pindah agama ke agama lo, yakin lo masih mau nerima gue?" Balas Luna dengan senyum manisnya yang tidak terkesan dibuat-buat. "Maksud lo?" Andreas menaikkan alis matanya sebelah dan sedikit memicingkan matanya, pertanda ia bingung akan pernyataan Luna tadi. "Tuhan gue aja berani gue KHIANATIN apalagi lo nanti?" Jelas Luna simple. Setelah Andreas mencerna setiap kata yang dilontarkan perempuan didepannya, Ia langsung mengembangkan senyum manisnya. Pertanda bahwa ia mengerti apa yang dimaksud oleh perempuan itu. "Kalo gue pindah agama demi lo?" Tanyanya lagi. "............." Luna tersenyum kearah Andreas, sementara Andreas yang mendengar pernyataan Luna langsung membawanya kedalam dekapannya. Hangat. Nah loh...... jadi mereka gimana yaaa? Yukyukyuk di liat cerita receh ini ^-^)~ Btw ini karya aku yang pertama:) Gausah serius2 amat deh :v ini cerita absurd kok yang mungkin bisa buat perut kalian meledak karena rasa mual ketika membaca cerita ini atau membuat kalian jingkrak" diatas pohon kaktus karena heran dengan cerita ini :v Hohohooo... Cerita sudah lengkap yaa guyss💕👍✌ -Rara- #SalamDariPenulisYangSukaTypo💕

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan