Evanescent

Evanescent

  • WpView
    Reads 396
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 29, 2020
Caroline memiliki Alec yang baik. Kakak yang bertanggung jawab meski sedikit tertutup. Kemudian, ia memiliki Lucas. Lelaki misterius yang membuatnya yakin untuk kembali percaya pada orang lain. Satu datang, yang lain pergi. Perumpamaan keadaan Carl saat ini. Karena rahasia Alec yang terungkap, ia kehilangan sosok kakak dan menjadi ragu akan siapapun. Kehadiran Lucas yang bukan karena hal baik, lambat laun malah bisa membuatnya merasa aman. Carl tidak bisa memahami situasinya. Semua terlalu cepat. Pada akhirnya, ia harus berpegang pada dirinya sendiri. Satu datang yang lain pergi, ataukah satu datang, lalu ikut pergi?
All Rights Reserved
#2
herofiennestiffin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT BIRU
  • TAKLUK
  • Hilang yang Tak Usai: Saat Kehilangan Menjadi Nyata, atau Mungkin Hanya Ilusi
  • Seraphine : A Light in Selene's Silence
  • Broken
  • IN ANOTHER LIFE (ON GOING)
  • Aqrea
  • RHEINAARA || Back From The Lost
  • Love In The Summer Breeze - Grace & Aldrick (END)

~TAMAT~ Lukas tumbuh menjadi seorang pemuda kasar yang masih memendam kebencian terhadap kakaknya, entah penyebab apa yang membuat hati pemuda itu terasa kaku untuk sekedar memaafkan Sang kakak. Hingga sang takdir ikut mempermainkan kehidupannya , padahal belum sempat ia mengatasi rasa benci didasar hatinya itu malahan kini ia semakin terjebak pada jurang kebencian yang tak berujung, dimana ia mendengarkan berita buruk tentang kematian sang kakak dan amanat terakhir dari kakaknya yang meminta lukas untuk mengasuh Abil yang merupakan satu-satunya harta berharga yang dimiliki sang kakak dan juga satu-satunya korban yang selamat dari tragedi kelam itu. Nahasnya Tidak hanya rupa saja yang mirip dengan Azka namun seluruh fisik Abil juga mencerminkan sosok Orang yang paling dibenci lukas, Ia pun mulai merasa bimbang terhadap hati nuraninya yang juga tak mungkin membiarkan abil yang mengalami kebutaan untuk hidup dipanti asuhan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines