TMA Series 2: ILUSI

TMA Series 2: ILUSI

  • WpView
    LECTURAS 4,615
  • WpVote
    Votos 621
  • WpPart
    Partes 19
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, abr 14, 2021
WpInfo
Ficción
Acción y Suspenso
**BACA BUKU PERTAMA "TMA 1: TANAH" TERLEBIH DAHULU AGAR MENGETAHUI JALAN CERITA LEBIH BAIK** • Setelah Lucius kembali, semuanya berubah. Beritanya dengan cepat tersebar ke penjuru dunia paralel lainnya, membuat banyak belah pihak yang mulai menafsirkannya sebagai pertanda buruk. Sebuah deklarasi perang besar untuk semua penduduk dunia paralel yang akan mengancam umat manusia di Bumi. Perjalananku bersama Lani dan Zandar berlanjut untuk mencari petunjuk, melampaui batas kami, dan mempertahankan yang layak dipertahankan. Buku kedua dari serial "TMA Series".
Todos los derechos reservados
#474
teman
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ALTAZORA (Complete)
  • Mental Disease
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • ANTIMA: The Trial ✓
  • Dangerous Alea(Hiatus)
  • My Husband is Antagonist Novel [END]
  • ALZEA
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • hay mantan !!

Dari balik kacamata berbingkai abu-abu itu Zora selalu memperhatikan Alta dalam diam. Sang Badboy dingin yang memiliki sejuta pesona. Tak hanya berbekal wajah tampan, Alta juga memiliki otak yang cerdas, sehingga membuatnya tak hanya dikagumi remaja seusianya, tapi juga para guru. Tapi, hanya saja ada dua orang manusia berjenis perempuan yang tidak termasuk dalam list penggemar Alta, yaitu Zora dan Bu Bilqis. Keduanya memang memperhatikan, tapi dalam alasan yang berbeda. Jika Zora penasaran dengan keonaran terbaru sang Badboy, guru mereka Bu Bilqis sibuk mencari kesalahan Alta untuk membawanya ke ruang BK. Tapi, kalian pasti tahu jika Tuhan pandai dalam memporak-porandakan hati manusia. Yang awalnya biasa saja, bisa jadi saling memperhatikan. . . "Kacamata lo jatuh. Lain kali hati-hati." - Altair Gibran Mahendra. "Terimakasih." - Zora Syafira Latisha. ©SiriusLoeveClub See you in our story

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido