Story cover for Klub Phobia by FLoxFadilah
Klub Phobia
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 28, 2019
Memiliki Phobia membuatmu merasa tidak normal dan tanpa sadar kau mencoba untuk mengatasinya. 

Namun kau tidak bisa.

Lalu kenapa kau tidak datang ke Klub Phobia. 

Disana kau bisa mengatasi Phobia mu.

"Kok sinopsisnya seperti iklan sih thor" [Rei]

"Malas bikin sinopsis kau aja yang bikin" [Thor]

"..."

Sinopsis :

Ini adalah cerita dimana orang yang mengidap phobia dan mencoba mengatasinya.

Penasaran bagaimana mereka mengatasi phobia mereka. Silahkan baca.
All Rights Reserved
Sign up to add Klub Phobia to your library and receive updates
or
#23sliceof
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
AZAM : Satu Langit Dua Doa  cover
Our (Sins) Bond cover
SINDROM KANDAS MENAHUN [Akan Terbit] cover
GemaShira : Love Experiment cover
ASSYA (TERBIT) cover
Self Injury's(complete)✔ cover
Arsyilazka cover
Sketsa Rasa cover
Maaf, Pak! cover
All You Need Is A Friends [END] cover

AZAM : Satu Langit Dua Doa

11 parts Ongoing

"Kita memang memandang langit yang sama, tapi di setiap do'a kita melayang ke arah yang berbeda." Azam, seorang siswa SMA kelas XI, tumbuh dalam keluarga yang taat beribadah, tenang, dan penuh dengan prinsip. Hari - harinya sederhana: sekolah, nongkrong bareng teman - temannya, dan menatap hidup dengan logika yang rapi. Hingga seorang siswi pindahan bernama Evelyn muncul dalam kehidupannya, berbeda keyakinan, berbeda cara pandang, tapi perlahan mengusik isi kepalanya. Evelyn datang dengan luka yang disembunyikan di balik senyumnya. Ia gadis yang terlihat kuat, tapi jauh di dalam hatinya, ada keresahan yang tak bisa ia bagi ke sembarang orang. Di tengah dinamika sekolah, mereka dipertemukan dalam momen - momen kecil yang tak pernah mereka duga akan tumbuh menjadi sesuatu yang besar. Akan tetapi, bagaimana jika kedekatan itu justru menuntun mereka ke batas yang tak pernah disepakati? Bagaimana jika rasa itu hadir, tapi dunia tak mengizinkannya tumbuh?