Not Pervect°// Brothership BTS [ Slow Update]

Not Pervect°// Brothership BTS [ Slow Update]

  • WpView
    Reads 656
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 13, 2020
Hidupku yang penuh dengan cerita, dan drama. Yaaa ,hidup ku sangat monoton, tidak ada yang spesial. Kadang aku bertanya "apakah aku diciptakan hanya untuk mendapat luka?" "Jika hanya itu, mengapa aku diciptakan?, tidak bisa kah aku mendapat kebahagian, barang itu sedikit saja?." Ahh seharusnya aku tidak boleh berpikir seperti itu bukan, seharusnya aku tau, kalau masih ada yang lebih menyedihkan dibandingkan dengan ku. Ya seharusnya begitu... -jjk Selamat membaca😆😊
All Rights Reserved
#10
brotheship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • June | PJM
  • The Path of Destiny (On Going)
  • friends become love-JJK
  • Kim Seokjin - ✔️
  • my Faith - Yoonmin
  • Fake Love ✓ [END]
  • So Far Away
  • JINDERELLA
  • I Just Want Your Presence

"dia adalah separuh lainnya, tetapi terserah padanya untuk memutuskan apakah dia akan menjadi sisi yang lebih baik atau lebih buruk darinya." gadis itu memandangnya berdansa setiap malam, dalam diam. Satu yang ia tak tahu adalah, laki-laki itu menyadarinya. ---- "Dia teman kecilku. Seseorang yang sangat kusayangi." Ucap June Keheningan, lagi. "Kau tahu", Jimin memulai, "Kebetulan aku juga punya teman seperti itu. Seseorang yang sangat kusayangi." Sebuah jeda. "Bunga ini untuknya." Untuk dia? "Aku menjenguknya di rumah sakit. Kupikir aku harus membawakannya bunga meskipun aku tahu dia membencinya." Dia tertawa, tetapi tawa itu tampak kosong, tidak banyak kebahagiaan yang bersembunyi di baliknya. "Tapi kurasa dia benar. Bunga itu awalnya cantik, tetapi ketika mereka mulai layu, mereka hanya akan menyisakan kenangan tentang betapa indahnya mereka dulu." Jimin terus berbicara, June sudah mulai menampar dirinya sendiri dalam pikirannya karena terlalu dangkal tentang segala hal. Mengapa dia begitu peduli tentang hubungannya dengan Boyoung? "June", Jimin menoleh, mata cokelat gelapnya menatapnya. "Foto yang telah kita bicarakan sebelumnya, diambil pada tahun 2015." ---- sebuah cerita tentang self-love dan self-destruction

More details
WpActionLinkContent Guidelines