Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
Prince Of Happiness

Prince Of Happiness

  • WpView
    LECTURES 629
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mai 3, 2020
WpInfo
Fanfiction
NCT
"Kalau lo sedih dan gak ada gue, sebut aja nama gue tiga kali pasti lo langsung senyum. Yakin gue." Namanya Haechan-Laki-laki yang selalu membuatku tersenyum bagaimanapun keadaannya. Mungkin cerita kami akan membuatmu senang atau bahkan sedih. Entahlah yang kuinginkan kalian tahu betapa besar cintaku pada laki-laki itu. Sang pangeran kebahagiaan, Haechan Kanaka. Selamat Membaca.
Tous Droits Réservés
#182
aruna
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Destiny [Joonghwa]
  • Together With Baby
  • Nathan Dan Pilihannya | Na Jaemin✔️
  • STOCKHOLM SYNDROME | JAEYONG [✔]
  • All X Haechan
  • SUH FAMILY
  • Ghost MOS [End]

" pangeran, apa alasan mu mencintai ku? " tanya sosok yang memeluk nya dari belakang itu. mendengar pertanyaan itu sosok yang di panggil pangeran itu pun terkekeh pelan. sang pangeran pun membalikkan badannya, memeluk kembali sosok itu dan membenamkan wajah nya di pelukan sosok itu. " bukan kah seharusnya aku yang bertanya padamu Joong? apakah kau tak takut kita akan dibunuh oleh Raja dan ratu? " tanya sang pangeran alih alih menjawab pertanyaan dari sosok yang ia panggil Joong itu. sosok yang di panggil joong itu memeluk pangeran itu semakin erat, ia mencium aroma kepala sang pangeran seakan itu adalah candu. " karena aku mencintaimu pangeran. jika aku mati, maka aku rela asalkan pengorbanan itu untukmu. " sang pangeran tak menjawab untuk beberapa waktu, hingga akhir nya sosok Joong itu merasakan bajunya basah. " kau menangis pangeran? apakah aku salah? " sang pangeran yang ada di pelukan nya pun menggeleng. " aku harap kita bisa bersama di masa depan Joong. "

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu