Haruskah ku kasihi musuhku dengan membalutkan selimut padanya?
Terjebak rana ambigu dalam selimut lembut
Membuatku memilih meremas waktu dalam genggamanku
Hingga waktu takkan mampu berkutik lagi
Masih ku ingat hari dimana kau datang
Lalu kau membuat diriku tak lagi riang
Karena dirimu kunjung hilang
Apakah hatiku yang terlalu malang
Atau kau hanya ingin tuk dikenang?