That Should Be Me

That Should Be Me

  • WpView
    LETTURE 1,623
  • WpVote
    Voti 209
  • WpPart
    Parti 11
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, mar 27, 2020
Pernahkah kamu berpikir, jika sebenarnya kamu yang harus berada dalam posisi seseorang yang terlihat lebih indah dan kamu juga menginginkannya? Jika pernah, berarti kita sama. Aku begitu, iri melihat semua kisah mereka yang aku pikir seharusnya akulah gadis yang harus mengisinya. Bukan gadis itu yang mengisi kisahnya bersama dia, Stevel Kenzio Alevindra. Pria yang tak pernah aku sadari jika posisinya di hatiku telah berbeda, lebih spesial dan istimewa. "Harusnya AKU!" Kalimat itulah yang selalu ku ucapkan saat kemesraan mereka terlihat di mataku. Maaf aku salah, aku tak pernah berani mengucapkan kalimat itu, hanya berani membatin dan berucap lirih saja. Kenapa begitu? Karena aku terlalu sayang pada gadis itu, aku tak pernah berani mengambil kebahagiaannya, walau aku merasa kebahagiaannya merampas kebahagiaanku. Gadis itu siapa? Jika kamu ingin tau, mari ikuti kisah ku. *********** Start: 17 agustus 2019 Finish: - (on going)
Tutti i diritti riservati
#407
cantik
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • You Are Not Alone (Slow Update)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • BABAK TERAKHIR
  • The Fate Of My Life (END)
  • RAGARA [ on going ]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Buku Diary Dalam Rumah Kayu ( Tamat )
  • RAPUH!

[Selamat membaca] ◌Dalam tahap revisi◌ Angin berhembus menerpa rambut Glory, rumput dan bunga bergoyang seakan menikmati suasana tenang. "Maafkan gue yang dulu dan sekarang." Gio menatap Glory sekilas "Gue mencoba memaafkan nya." ucap Glory Semuanya hening, desiran angin menerpa rumput-rumput masih menemani mereka. "Kembalilah ke gue." Gio menggenggam tangan Glory. Namun Glory menepisnya "Sudah cukup sandiwaranya? tidak ada yang perlu di katakan lagi? Gue pulang.besok hari bahagia." Glory bangkit dan meninggalkan Gio sendiri di sana. "Gue tau ini salah gue,Glory.tapi tolong mengerti keadaan dan situasi apa yang gue hadapi, sekali aja lu ngertiin posisi gue tapi lu gak pernah. Gak pernah ngertiin gue sama sekali." Teriak Gio prustasi Glory yang belum jauh dari sana menghela napas, "Gue tau gue gak pernah ngertiin lu makannya gue memilih menjauh dari lu, biar lu mendapatkan orang yang selalau bisa mengerti situasi dan keadaan lu." Glory mengusap air matanya dan berlari pulang. Cerita seseorang yang mengorbankan segalanya demi mendapatkan cinta sejati, cinta bukan hanya sekedar kasih sayang dan takut kehilangan. Namun sebuah kata yang sangat berarti di kehidupan. saling melangkapi, memahami satu sama lain dan menerima kekurangan dan kelebihan. Tidak bersatu bukan mungkin berpisah tapi batas dan adanya jarak yang mempersulit mereka. Situasi, keadaan tidak mendukung mereka untuk bersama.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti