Dongeng Apel Menangis

Dongeng Apel Menangis

  • WpView
    LETTURE 39
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, mag 29, 2019
[COMPLETE] Seorang penyihir bertemu dengan gadis yang angkuh dan jahat. Ia pun mengutuk gadis itu menjadi sebuah apel. Konon katanya, dulunya gadis itu adalah gadis yang manis. Setelah berubah menjadi apel, gadis itu menangis, ia hanya bisa menangis. Akankah ia dapat melepaskan kutukannya?
Tutti i diritti riservati
#30
tale
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Villainess Illusion
  • HATI YANG TERPILIH
  • Villain Obsession
  • Blue Trapped In BL Novel
  • I became Grand Duke's Sister
  • (Crazy) Another Dimension (End)
  • Everything
  • Bad Girl
  • RAYFA[END]

---- Alexandra Whitney Calister atau lady gila dari keluarga Calister, begitulah orang-orang mengenalnya. Alexa mungkin cantik dan kaya raya namun dalam hal kesopanan gadis itu sangatlah minus, bahkan bangsawan di sekitarnya lebih sering menyebutnya nenek sihir dibanding lady. Hampir semua orang di kerajaan Wynnzel tahu bahwa tak pernah ada hari yang dilewati Alexa tanpa menganggu sang putra mahkota. Untuk melindungi cintanya Alexa memilih menjadi buta, ia tidak takut dan tidak peduli akan apapun. Baik dan buruk tak lagi berbeda di matanya, asalkan keinginannya tercapai. Namun suatu hari Alexa melihat segalanya, ia pingsan dan bermimpi tentang takdirnya. Ternyata tidak akan ada kehidupan indah yang menunggu dirinya di masa depan, hanya ada jurang penderitaan dengan akhir mengerikan. ~~~~ "Alexandra Calister, adakah pembelaan terakhir yang ingin anda sampaikan sebelum pergi menghadap kematian?" Hening. Alexa menjatuhkan lututnya ke lantai, mengubah posisinya dari berdiri menjadi berlutut. Dengan tatapan kecewa ia menatap lurus ke arah pangeran David yang masih duduk dikursinya dengan tenang. "Kau tahu Dave? Aku mengorbankan segalanya untukmu tetapi kau..." "...Mengorbankan aku, untuk segalanya!" Alexa memejamkan mata menahan nyeri di hatinya, "Jika ini adalah bayaran setimpal atas semua dosa-dosaku, maka tak apa...." "Kuharap kita tidak akan pernah bertemu lagi, bahkan di neraka sekalipun...." ---- 🦋 Warning ; This story is complicated!

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti