Hari-hari Silvia, selalu saja diganggu oleh seorang cowok tengil, yang membuatnya selalu naik darah.
Badboy, itulah kali pertama Silvia mengenal cowok itu. Selalu ada perdebatan yang mengundang pasang mata untuk melihatnya. Mungkin bisa dibilang mereka itu bagaikan langit dan bumi, jauh pisan. Hehe maaf ya authornya orang sunda nih.
Mau tahu kisah selanjutnya? kuy, dinext ya manteman! Untuk readers, titik dua bintang dari author.
(FOLLOW FOR-READ)😗😗
Kepo? Kuy, baca!
***
Hanya sebuah cerita klise tentang romansa remaja.
Shaveea itu bukan bad girl atau good girl. Bukan juga cold girl. Dia hanya gadis biasa dengan sejuta tawa setiap harinya.
Bedanya, ia lebih senang membuat seseorang berdecak kesal karenanya, daripada membuat mereka menampilkan tawa yang sama dengan dirinya.
Malvine juga bukan cowok populer yang keren dan dingin. Ia lebih suka mendebat ucapan Shaveea, dan menjaganya dengan cara yang terlihat menyebalkan, daripada menebar pesona kepada gadis lainnya.
Dan William, si tampan dan kejam, yang sayangnya berhasil mendapatkan hati seorang Shaveea tanpa perlu susah-susah meminta.
Bukan kisah cinta segitiga, karena sebenarnya, hanya ada dua rasa yang merasa sama-sama terpikat namun tidak disadari oleh keduanya.
Juga kisah Satu hati yang patah, namun tidak menemukan sebuah rumah.