DIVISOR
  • WpView
    Reads 160,571
  • WpVote
    Votes 8,396
  • WpPart
    Parts 56
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 11, 2020
"LEPASIN!" "Nggak akan! Apa yang udah jadi milik gue, nggak akan pernah gue lepas Fe." Galen menjawab dengan penuh penekanan. "Ayo pulang!" Wajah Galen mendekat dengan tatapannya yang menakutkan. Napasnya naik turun seolah sedangmeredam emosi yang siap meledak kapan saja. "GUE NGGAK MAU PULANG!" "FEOLLA." Galen menggeram. Kesabarannya benar-benar diuji malam ini. * * * Galen Pranadiba Aileen adalah cowok yang paling ditakuti. Dia bisa melakukan apa saja. Hatinya yang beku dengan tatapannya yang tajam, membuat semua cewek ragu mendekat ke arahnya. Namun berbeda halnya dengan Feolla, Galen adalah sosok yang sempurna. Seolah kebal dengan segala rumor yang beredar, Feolla terus mencoba mendekat kearah Galen. Namun sayang, Feolla selalu gagal menarik pesona sang pangeran. Gadis itu bahkan hampir menemui ajalnya karena Galen. Ternyata rumor bahwa Galen cowok misterius yang sulit didekati adalah benar adanya. Bahkan jika gadis itu mempertaruhkan nyawanya sekalipun, Galen tidak akan pernah mau menoleh ke arahnya. /2020 ~clarisacndr~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AYKA
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • The Playboy VS The IceGirl
  • Diantara Kalian
  • THE NERD BOY
  • SHILA [END]
  • ELSA [ON GOING]
  • My Second Boyfriend [Completed]
  • COOL BOY [COMPLETED]
AYKA

"Ayya suka sama Aka" "Gue gak peduli" Jawab lelaki itu acuh. "Aka suka gak sama Ayya?" Tanya gadis itu dengan tatapan penuh harap dan senyum yang tak pernah luntur. "Nggak" Ia mempercepat langkahnya untuk mengimbangi kaki jenjang si most wanted "Kalau istirahat nanti?" "Nggak" "Pulang sekolah?" "Nggak" "Bes--" "GUE BILANG ENGGA YA ENGGA!!" Teriaknya kencang tepat di depan wajah Ayya. "DAN BERHENTI MANGGIL GUE AKA. NAMA GUE RAKA, RAKA ADIPUTRA RAHARDIAN" tekannya, kemudian tanpa rasa bersalah ia meninggalkan gadis itu begitu saja. Ayya menatap punggung Raka yang semakin menjauh "Ayya yakin kok sekeras-kerasnya batu masih bisa dihancurin dan sebeku-bekunya es masih bisa diluluhin" ucapnya yakin, tidak lupa dengan senyum yang menghiasi bibirnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines