Between Mathematics and Biology

Between Mathematics and Biology

  • WpView
    Reads 3,471
  • WpVote
    Votes 195
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing1h 34m
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 7, 2023
بسم الله هرحمن رحم:) Kau aneh tapi aku cinta! - Kamu lebih dari apapun yang aku punya namun, aku tidak mungkin bisa memilikimu karena di dalam diriku terdapat sejuta kekurangan yang tersembunyi. - Kekuranganmu merupakan sebuah tantangan bagiku. Maka dari itu, aku bisa menutupi semua kekuranganmu dengan cinta yang tak terhingga. •_•_•_• "Sampai kapan pun gue ga akan suka sama Matematika dan gue juga ga bakalan suka sama lo" Ucap Nasya kesal. "Idih gue juga ga akan suka sama apa yang lo suka terutama Biologi, dan inget ya gue juga ga akan pernah suka sama lo" Ucap Rendra geram. Siapa yang menyangka di hati mereka masing-masing tumbuh benih-benih cinta hanya karena "itu". Namun mereka merasa ini tidak mungkin terjadi!(?) •_•_•_• Terkadang kamu seperti rumus yang selalu membuatku gila. Dan terkadang kamu seperti angka-angka yang membuatku semangat. Namun aku hanya seperti bilangan imajiner bukan seperti bilangan asli " ~ Aku ~ Tubuh kita butuh nutrisi. Maka dari itu aku butuh kamu sebagai pemberi nutrisi agar hari-hari ku penuh dengan semangat. Namun, mungkin kehadiran ku hanya sebagai parasit bukan sebagai nutrisi " ~ Me ~ salampenuhcinta: sffnhslsa_ Kepo? Alhamdulillah, baca aja:') Enggak? Astagfirullah, gausah baca:') terserah:) Ehe:))) hgst_rnk #1 matematika, 1 January #1 pisah, 1 January #1 rendra, 19 January #1 biologi, 23 January #1 pelajaran, 25 January #6 anaksma, 25 January
All Rights Reserved
#5
matematika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • diet pepsi
  • Bumi
  • SECRET ARIETIS
  • Dari Benci Jatuh Ke Sayang [Completed]
  • Reninkarnasi ketubuh gadis malang
  • Coffe Latte
  • THE LAST POWER
  • Pelangi Setelah Hujan
  • Taruhan Cinta Haz Arman (EBOOK)

Fajar, seorang HRD di perusahaan startup Jakarta, menjalani hidup seperti spreadsheet: rapi di permukaan, hampa di dalam. Ia baru saja keluar dari hubungan gelap dua tahun dengan seorang pria beristri-kisah yang tidak pernah benar-benar dimulai, dan justru membusuk dalam diam. Sejak itu, hidup Fajar tersusun dari denial dan Diet Pepsi. Ia tidak menyebut dirinya kesepian, hanya "sibuk." Ia tidak bilang dirinya terluka, hanya "butuh waktu." Tapi setiap pagi, ia meneguk soda dingin di kos-kosan kecilnya dan berharap tubuhnya tidak terasa terlalu nyata. Malam-malamnya dipenuhi gula sintetis, makanan delivery, notifikasi kosong, dan pertanyaan dalam kepala yang tidak pernah dijawab. Hingga suatu malam, di depan kulkas minimarket 24 jam, ia bertemu seorang laki-laki eksentrik yang memanggilnya dengan cara yang belum pernah dilakukan siapa pun: lewat tubuhnya. Bukan rayuan. Bukan ancaman. Tapi lewat rebusan jahe, lewat larangan halus untuk tidak memesan ojek, lewat tantangan untuk jalan kaki dua blok. Namanya Kelam. Ia hadir seperti seseorang yang tidak pernah diundang, tapi entah kenapa tahu seluruh isi lemari Fajar-termasuk yang terkunci rapat. Kelam membawa botol jamu, jaket tambalan, dan logika dunia yang tidak selalu rasional. Tapi kehadirannya membuat waktu terasa lebih lambat. Lebih penuh. Lebih menakutkan. Karena yang paling Fajar takuti bukan orang asing... Tapi orang yang melihatnya terlalu jelas, tanpa pernah diminta. Siapa sebenarnya Kelam? Kenapa ia tahu terlalu banyak? Dan kenapa tubuh Fajar merasa lebih hidup setiap kali ia datang? Pertemuan ini membuka satu pintu kecil dalam hidup Fajar. Pintu yang tidak pernah ia berani buka sendiri. Tapi setelah terbuka... tak ada yang bisa kembali persis seperti sebelumnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines