Don't Kill My Baby

Don't Kill My Baby

  • WpView
    Reads 855,859
  • WpVote
    Votes 46,604
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 13, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Binar bersimpuh dengan kesepuluh jarinya yang saling bertaut di depan dada. "Bunuh aku," lirihnya bersama bulir-bulir kepahitan yang membasahi wajahnya. "Tidak sekarang, aku masih ingin bermain-main denganmu," bisik Rigel di telinga Binar dengan posisi menunduk. Pria itu menegakkan tubuhnya kembali, menarik gesper yang melingkar di pinggangnya hingga terlepas. Dengan seringai liciknya, ia layangkan gesper itu pada tubuh Binar yang semakin lemah. "Berhenti!" pekik Binar memohon ampun. Namun, bukannya berhenti, Rigel semakin bersemangat mengukir bercak merah di tubuh wanita itu. *** "Arrghh! Ayah ... tolong aku! Sakit!" Pekikan memilukan itu terdengar seiring tetes darah yang mengucur deras dari jemari mungil Leya. "Berhenti memanggilku ayah! Kau harus tahu, aku tidak peduli akan kematianmu!" *** Tak ada yang lebih menyakitkan bagi Binar saat ini, selain harus kehilangan sang buah hati, apalagi penyebab dari kematian buah hatinya adalah Rigel, pria yang teramat ia cintai. Di matanya kini, Rigel adalah jelmaan iblis yang telah membuatnya hanyut dalam tangis yang kian melimpah ruah, tertatih di atas bara api yang tak berujung, dan menghujamnya dengan ribuan anak panah beracun, serta tak pernah puas mengukir maha karya bertinta darah di tubuhnya. Rasanya, sakit sekali! Haruskah Binar bertahan dan memaafkan Rigel di saat terlampau banyak luka yang menganga di hati dan tubuhnya? Ataukah sebaiknya ia pergi, membuka lembaran baru, dan membuka hati untuk pria lain yang diharapkan bisa menjadi penyembuh lukanya? 3# 31/8/19 marriage 3# 24/10/19 indonesiamembaca
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keyna Lover [REVISI]
  • "BECCA" ✔ [TERBIT]
  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • ARUMILA
  • BUNGA TERAKHIR [REVISI]
  • AILEEN & REGAN [TELAH TERBIT]
  • Aku Melihat Mawar ✓
  • mr.bean Ibrahim  End|

[8-Romance 06-09-2018] [1-Romance 12-04-2019] 🔞 Konten 🔞 Keyna tidak tahu, jika kesalahannya malam itu berakibat panjang. Dan karena kesalahan itu pula mereka harus terikat oleh sebuah tali pernikahan, pernikahan yang tak diinginkan oleh keduanya, namun rasa tak ingin itu perlahan terkikis, dan tanpa mereka sadari telah tumbuh diantara keduanya rasa yang tak kasat mata. Namun keadaan itu berubah jadi rumit saat Keyna tahu. 'Suaminya' menjalin kasih dengan perempuan lain. Sesak itu yang ia rasakan, meskipun diantara mereka tidak ada cinta, tapi meski bagaimana pun pria itu tetaplah ayah dari anaknya. Dan ia tidak terima. Keyna merasa tersakiti, terkhianati, hatinya terluka, Keyna sangat kecewa, mengetahui fakta yang selama ini terutup rapat. Disaat penderitaan itu sudah tak mampu ia bawa. Keyna pun memilih untuk pergi. Pergi meninggalkan semuanya. Pergi sejauh mungkin, ia tidak ingin ada orang yang tahu di mana keberadaannya. Termasuk keluarga besarnya. "Biarkan ku bawa lukaku sendirian" Keyna Larasati Lucas Hermawan Setelah perempuan itu pergi dia sadar, ada sebagian dirinya yang hilang, ikut pergi bersama perempuan itu. Dunia-nya kini jungkir balik, sebesar apapun penyesalannya tidak mungkin bisa mengembalikan perempuan itu ke sampingnya. Ia hidup dengan rasa dan sesal yang perlahan mulai menggerogoti hati dan jiwanya. "Maafkan aku, aku yang bajingan ini telah berani mencintaimu. Ku mohon kembalilah," ***** Apakah sebuah penyesalan mampu mengobati hati yang sudah terlanjur luka? Apakah kata maaf bisa mengobati rasa sakit di hati seseorang yang telah kita sakiti? Apakah ada kesempatan kedua bagi para pendosa? Apakah ada kata maaf setelah menorehkan sebuah luka? Apakah cinta yang sudah terkikis itu akan tumbuh kembali? Cinta akan menemukan jalannya sendiri. "Because Love is a struggle" (19-12-2017) Cover bye @sulispark

More details
WpActionLinkContent Guidelines