Allah Always with me

Allah Always with me

  • WpView
    GELESEN 9
  • WpVote
    Stimmen 3
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Juni 10, 2020
WpInfo
Belletristik
Romantik
Tagsislami
Wanita yang taat agamanya adalah wanita yang InshaAllah selalu dalam lindunganNYA. Itulah pesan yang selalu Alina ingat dari uminya dan ia tanamkan didalam hati. Dalam kehidupan yang milenial seperti jaman sekarang, tidak sedikit manusia yang melalaikan perintahNYA bahkan mendekati apa yang telah dilarang olehNYA. Namun berkat ajaran agama dari keluarganya yang sangat kuat. Alina tumbuh menjadi wanita muslimah yang taat dan menjalankan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT. dan apakah Alina akan sanggup menghadapi ujian dari Allah saat dia dipertemukan oleh laki laki berandal yang menyukainya? apa yang akan ia perbuat? Dan bagaimana dengan Kisah cinta pertamanya yang telah ia pendam bertahun-tahun lamanya. Apakah ia sanggup menjalani kehidupannya sekarang? Namun Alina bukan wanita yang mudah putus asa. Tentu saja ibunya selalu mengajarkannya untuk menjadi wanita kuat. Dengan mengucapkan bismillah pada setiap perbuatannya, Alina akan sanggup menjalaninya, ia sangat yakin didalam hatinya Allah selalu bersamanya. start:16-04-19 Publish : 9-6-20 salam hangat, ❤
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Ketabahan Hati Aisyah [Revisi]
  • Quwwatul Hub
  • Engkau, Imamku
  • Bukan wanita biasa (TAMAT)
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Its Just A Matter Of Time
  • Tertulis Dalam Doa
  • Let Me Love You (Complete✔)
  • My Ustadz My Crush [SELESAI]
  • Dia dan Doa

Kehidupan rumah tangga memanglah tidak mudah untuk dijalani. Tetapi memiliki seorang suami yang tidak meminta kesempurnaan istri, dan hanya mengharap rida Ilahi, tentu sudah pasti patut disyukuri. Barangkali demikian yang Aisyah rasakan. Di tengah ketidaksempurnaannya, sang suami berjanji atas nama Allah akan terus membersamainya sampai surga. Namun, bukankah kebahagiaan tak selamanya menghampiri kita? Mungkin demikian juga yang Aisyah rasakan. Hari, minggu, bulan, bahkan tahun yang terus bergulir membuat pertahanan Aisyah goyah. Ketika dia datang menjadi penengah di antara mereka tanpa pernah diduga, Aisyah kehilangan arah, semua langkah terasa salah, dan luka pun tidak lagi berdarah. Lalu, sebuah pertanyaan tercipta untuk nasibnya yang cukup malang. Wahai Aisyah, sang Humaira bagi suamimu, bagaimanakah keadaan hatimu? Tabahkan ia menghadapi dunia yang begitu menyiksa?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien