Cinta Harus Memilih

Cinta Harus Memilih

  • WpView
    LECTURES 66,836
  • WpVote
    Votes 3,556
  • WpPart
    Chapitres 24
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., août 26, 2020
Ali selalu saja di buat marah oleh Salsha bagaimana tidak setiap kali Ali pulang dari kantor selalu saja Salsha tidak ada dirumah entah kemana dia pergi bersama teman² nya, kisah rumah tangga yang sudah 4 tahun di jalani tidak berbuah apa², sampai sekarang Salsha tidak memiliki momongan padahal Ali sangat suka dengan anak kecil. Pada akhirnya mereka bercerai dan Ali di pertemukan dengan seorang gadis cantik yang bernama Prilly Latuconsina, pertama bertemu saja Ali sudah menyukainya. "Apa kamu mau menikah denganku?" Tanya Ali yang dipenuhi keringat di badannya ia takut Prilly menolak karena alasan masa lalu dan juga statusnya (DUDA). Yang kepo sok di baca. #aliandoprilly #aplkreatif
Tous Droits Réservés
#405
aliandosyarief
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Stay (Away)
  • Takdir yang Menentukan
  • My Strong Husband (END)
  • Prilly's Riddle (I LOVE YOU 1000 ×)
  • K I T A -"AliandoPrilly"-
  • Ali Alfikri [Selesai]
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • My Teacher My Momy
  • My Doctor I Love You [END]
  • "Aku akan merubah mu"

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu