PEKA
  • WpView
    LECTURES 79
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., juin 19, 2019
"Gilang, lu kenapa gak pernah peka sih!?" nada kesal seorang cewek karena laki laki didepannya. "Kirana, gw udah turutin semua mau lu dan sekarang lu bilang gw gak pek!?" jawabnya dengan nada yang ikutan kesal. "Tau ah, gw capek, mau pulang" Cewek itu meninggalkan laki laki yang ada didepannya. 🥀 Sudah lama sekali Kirana dekat dengan Gilang, namun keduanya belum mempunyai suatu hubungan yang pasti melebihi dari sebuah persahabatan. Kesabarannya tidak ada artinya, Cintanya yang tidak di balas, Perhatiannya yang hanya dianggap sebagai angin. Apakah Kirana Harisha mampu bertahan untuk mendapatkan cinta Gilang Rajendra Pramudya?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Perempuan Bukan Makhluk Percobaan
  • Kanaya (END)
  • Tak Sejalan
  • Nara
  • LOVE THAT GROWS FROM FRIENDSHIP || {Jeongminji}
  • Lembayung Terakhir
  • My Perfect Doll
  • When Two Hearts Collide
  • ANTAGONIS YANG TAK LAGI SAMA

Aku Mardhatillah Ayla. Ini kisahku, kisah pergelutan jiwa dalam mengarungi hidup. Aku bertemu lelaki yang bernama Razka Arliantara, berujung cinta dan memilikinya. Tapi, kehidupan memaksa kami untuk berpisah. Dia mendapatkan Beasiswa Kuliah ke Malaysia. Sedangkan aku hanya mendapat kuliah di Kota padang. Meskipun secara tempat tinggal kami dipisahkan, tapi kami berjanji secara hati untuk tidak melupakan. Bertahan dengan kesetiaan adalah hal yang kami pilih dan sepekati. Tapi, lagi lagi kehidupan memaksa kami untuk tidak bisa berhubungan. Hingga akhirnya, kesepian dan kelinglungan menjadi teman kehidupanku. Sungguh, cinta itu sangat menyiksa ketika terpisahkan dan tak bisa berinteraksi satu sama lain. Hingga akhirnya, aku dipertemukan dengan lelaki yang bernama Muhammad Adya Arsa Hatta. Dia hidup dengan berbagai macam prinsip yang bisa dikatakan "GILA". Kenapa tidak, cara hidup dan cara pandangnya tentang sesuatu, sering berbeda dengan cara hidup dan cara padangnya orang banyak pada umumnya di dunia ini. Termasuk dengan lelaki cinta pertamaku yang masih kupertahankan meskipun tiada kabar kurang lebih satu tahun. Karna kesepian, aku menerima uluran tangan Adya untuk menikmati kehidupan dengan cara beda. Cara yang dibuatnya sendiri, hingga akhirnya aku terjebak dalam permainannya. Terjebak bukan dalam artian buruk, tetapi lebih kepada hal baik yang diberikannya tanpa aku sadari. Hal itu adalah hal yang harus dilakukan perempuan untuk menjaga "Kehormatannya". Bahkan, dia menjadi sang penyelamatku ketika aku ditinggal hamil oleh kekasihku yang meninggal secara mendadak.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu