Story cover for Heartless by Afara_sy
Heartless
  • WpView
    Leituras 71
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Capítulos 1
  • WpView
    Leituras 71
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Capítulos 1
Em andamento, Primeira publicação em mai 31, 2019
"Disaat hidupmu selalu dibanding-banding kan oleh orang lain dengan orang lain pula. Aku yakin rasanya sakit. Disaat kau dibandingkan seolah kau tak memiliki kelebihan sama sekali dengan orang yang memiliki banyak kelebihan. Karena aku... pernah mengalaminya."





Cerita dimana sebuah pengkhianatan basi yang memuakkan diiringi tangis palsu kembali terulang untuk yang kesekian kalinya.


Feel free to read my project.
Just dont copy mine.


Unpublish total
Todos os Direitos Reservados

1 capítulo

Inscreva-se para adicionar Heartless à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#264perasaan
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
DENTING  [Revisi] cover
Strong Girl cover
Jodoh Gak Akan Kemana || un1ty  [END] cover
Hilang (HIATUS)  cover
Penyesalan cover
Lukisan Amerta Anyura cover
Obsessi Boyfriend cover
Zean kesayangan Cici dan kakak  cover
sebenci itu?? cover
Garis Takdir Bad Girl cover

DENTING [Revisi]

16 capítulos Concluída

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺