Another Destiny

Another Destiny

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 17, 2019
Park Hye-Ra bertemu dengan sosok pria yang sangat tampan bernama Kim Seo-Joon,di Universitasnya yaitu Hankook University.Dia pun mendengar desas desis issue bahwa pria itu pun juga suka dengannya. Hera yang sudah berharap lebih pun,tiba-tiba harapan itu luntur begitu saja saat dia mendengar kabar bahwa salah satu temannya yang bernama Ryu Su-Jin pun menyukai Seojoon.Dan ia pun mendengar dari teman temanya bahwa Seojoon pun menyukai Sujin.Yap,mereka berpacaran. Akankan Seojoon dan Hyera bisa bersatu atau setidaknya perasaan Hyera terbalaskan?atau mungkin sebaliknya bahwa mereka tidak akan pernah bersatu dan perasaan Hyera tidak akan pernah terbalaskan untuk selama lamanya? •I wish i can be with him until we're old• ~Mau tau kelanjutanya?baca kelanjutanya hanya di Wattpad 'Another Destiny'~ ~Salam dari Levina (Lev_Park)~
All Rights Reserved
#147
ullzang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unwelcome Neighbor ft Lee Heeseung of Enhypen [COMPLETED]
  • Between You, Me, and Him
  • Problematic Boss ✔
  • [S. F. D 3] Only Dream ✔
  • The Mafia, Mr. Choi
  • Beautiful || Park Jimin [END]
  • let me be yours | Suga (Tahap revisi)
  • Hi Girl! [ Woojin x Hyewon ]
  • Criminal (readers×Lookism)

(END) Anna hanya ingin menjalani hari-harinya dengan tenang, kuliah, pulang, menghindari interaksi yang tak penting, dan menikmati waktunya dalam damai. Tapi semua rencana itu hancur sejak ia tahu siapa yang tinggal di rumah sebelah. Lee Heeseung, seniornya di kampus, adalah segalanya yang tidak ia suka. Berantakan, urakan, terlalu santai, dan suka bercanda di saat yang tidak tepat. Apalagi, pria itu tak segan menggunakan status "senior" untuk menggoda dan mengganggunya kapan saja. Namun semakin Anna mencoba menjauh, semakin Heeseung tertarik. Dari sekadar godaan iseng, hingga keberanian mengungkapkan perasaannya secara terang-terangan, Heeseung terus mendekat, dengan caranya yang kacau namun tulus. Bagi Anna, Heeseung adalah kebisingan yang tak diundang. Tapi, bagaimana jika lambat laun... suara itu menjadi satu-satunya yang membuat hatinya berdebar?

More details
WpActionLinkContent Guidelines