9 parts Complete "Kenapa harus kamu ken?" tanyaku heran.
"Maaf" hanya kata itu yang terlontar dari bibirnya.
Aku berharap bukan kata itu yang keluar dari bibirnya. Aku ingin dia disini bersamaku. Tapi, dia malah ingin bersama yang lain.
"Aku kecewa, aku marah. Tapi aku gak bisa berbuat apa-apa kan?" lirih ku, dengan mata berkaca-kaca menatapnya.
Dia diam terpaku, tapi tak melakukan apa-apa. Lalu dia berbalik meninggalkanku sendiri di tengah hiruk pikuk ramainya orang di sini.
Baca ya!! Ini cerita pertama aku.
"Jika ingin memberi saran akan diterima tapi jangan meremehkan"
Terlalu banyak manusia yang tak menghargai karya orang lain maka semakin banyak penulis yang berangsur hilang.
💐indahheriana