Smile Today

Smile Today

  • WpView
    Reads 165
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 12, 2021
WpInfo
Poetry
Sampai saat ini pun, jutaan penafsiran masih saja rapat tersimpan. Tidak ada yang melebur satu pun. Mereka justru berkembang biak seiring sukarnya waktu memberikan kesempatan untuk bicara serta keberanian yang tetap berada di balik punggung, bersembunyi. Meminta sekali lagi agar garis mulut itu terangkat ke setiap ujungnya. Ya, sekali lagi, selalu, dan tetap seperti itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • Seventeen
  • FRIENDSHIP
  • Let's Love ; Park Jihoon TREASURE ✔
  • Hear
  • Sakit 'Jiwa' (End)
  • I'm not a perfect person " END"
  • Different Boys

Mau baca silakan, tidak juga tak mengapa. Karena tulisan ini saya dedikasikan untuk diri sendiri, menggambarkan hidup sekitar saya, jadi orang lain tak perlu tahu apa yang saya rasa, apalagi teman saya. Semoga mereka tidak membaca ini. °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° Di saat tidak ada titik temu dalam sebuah permasalahan, banyak orang yang memilih untuk menyerah. Ketika tangan tak mampu lagi menutup telinga. Menyerah seringkali menjadi jalan terakhir. Rasa sepi, sakit, dan tangis seringkali menjadi teman setia. Kepercayaan pun menjadi sesuatu yang tak lagi berharga. Padahal masih banyak alasan untuk tetap bertahan. Masih banyak alasan untuk kita melawan segala ketakutan dan kepedihan itu. Merangkul barangkali suatu jalan berharga yang dapat mencegah dari keputusasaan. Bukan hanya dengan teman setia, namun suatu tulisan atau bacaan kerap kali menjadi teman untuk tetap bertahan. Jika teman tak lagi menemani, biarkan cerita ini menjadi teman di kala gelap menyergap. -Seharusnya Kita Tidak Menyerah- Pernah mendengar podcast? Nah, mungkin ini versi tulisnya. Anggaplah aku sedang menjalani versi lisannya. Semoga sampai pada hati kalian. started-26 Desember 2019.

More details
WpActionLinkContent Guidelines