Tentang kamu

Tentang kamu

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 6, 2019
Semua berawal saat aku tak sengaja melihat mu baik dengan orang yang bahkan sering membicarakan hal hal buruk tentangmu dan terang terangan membuatmu di benci oleh banyak orang Sejak saat itu aku mulai melihat dan memperhatikanmu dari sisi yang lain sampai aku tak sadar kalau aku sudah masuk terlalu jauh dalam hidupmu yang membuatku takut untuk melangkah maju dan tak mampu untuk mundur. Sepenggal percakapan: "Karena rata rata orang hanya ingin tahu dan setelah mereka tahu tentang masalah kita yang mungkin menyedihkan,menyakitkan,atau bahkan menakutkan mereka malah memilih diam dan tak mau perduli bahkan ada yang sampai menjauhi karena tak ingin bernasib sama."dia mengatakan itu dengan nada yang begitu dingin namun menyakitkan,aku berusaha untuk mencerna semua perkataannya "Tapi tak semua orang begitu.masih ada kok yang tak hanya sekedar ingin tahu tapi juga ingin perduli."ucap ku akhirnya setelah terdiam sebentar untuk mencerna perkataanya tadi
All Rights Reserved
#109
tentangkamu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Time Release
  • Be Mine [Terbit]
  • Meeting First Love
  • GENTAWA✓
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • Mencintai Diri Sendiri
  • Bulan Dan Bintang
  • Menepi
  • Jatuh Cinta Diam-Diam

"Kukira dulu kamu itu cinta sejatiku, yang takkan pernah meninggalkan bahkan walau hanya sekedar terucap kata perpisahan, ternyata aku salah, takdir membawamu menjauh dan itu awalnya sangat menyakitkan..." ~Prillyta Magdalena "Meninggalkanmu tak pernah terpikir, ucapanpun tanpa sengaja lolos dari bibirku yang dipenuhi emosi, ternyata dulu aku benar, kamu tak ada disosok manapun...dan akhirnya... aku merasa kehilangan..." ~Alifthra Nahendra "Umi, Abi, please, kembali sama-sama, kami rindu menangis dalam pelukan dan tertawa dalam canda bersama..." ~Bie dan Qie Nahendra saat cita tak lagi sama, saat cinta tak lagi bersama, saat semua tak lagi indah seperti sebelumnya, bisakah waktu mengembalikan rasa yang sudah terlanjur luka karna kata? "TIME RELEASE"

More details
WpActionLinkContent Guidelines