~PENANTIAN~ (Slow Up)

~PENANTIAN~ (Slow Up)

  • WpView
    Reads 533
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 9, 2020
menantikan kedatangan seseorang yang entah kapan akan kembali.. aku bertanya² dalam hati apakah dia udah lupa sama kampung halamannya? apakah dia udah lupa sama aku tapi bagai mana dia bisa lupa padahal dia sendiri yang menyuruh aku untuk menunggu? sebelum dia pergi dia berpesan sama aku. "tunggu aku pulang yah, karna aku akan kembali buat kamu." itulah yang dia katakan sebelum pergi. kata² itulah yang selalu buat aku yakin untuk tetap menunggu kedatangan dia selama 7 tahun belakangan ini.. Mau tau seperti apa ceritanya?? Mau tau juga "Aku" nya siapa?? Dan Mau tau "Dia" nya siapa?? Kalau penasaran ikuti cerita aku yah😊🙏💃 Okey sampe sini aja yah penggalan cerita nya😊 terimakasihh Sahabat Imajinasi🙏💗
All Rights Reserved
#239
hayalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Thank You ( Kim Taehyung ).
  • Zona Delvia (Complete)
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Apakah Ini Arti Cinta?? [Revisi]
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Kutinggalkan dia karena Dia

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines