Story cover for Remember To Lose by Tria_novita
Remember To Lose
  • WpView
    Leituras 1,266
  • WpVote
    Votos 68
  • WpPart
    Capítulos 3
  • WpView
    Leituras 1,266
  • WpVote
    Votos 68
  • WpPart
    Capítulos 3
Em andamento, Primeira publicação em jun 01, 2019
Ify tak pernah menyangka bahwa hubungannya bersama Rio serumit itu. Perjuangan untuk meluluhkan hati pemuda yang memang seharusnya menjadi miliknya seketika terhambat oleh sikap acuh pemuda itu yang seakan tak mengharapkannya.

Tapi di sisi lain, Rio terkadang menunjukan ia peduli padanya. Saat harapannya ia pudarkan, pemuda itu kembali lagi akan mengulurkan dirinya seolah ia menerima semua hubungan yang terikat padanya.

"Gimana caranya aku bisa mengingat perjuangan aku buat meluluhkan kamu kalo pada akhirnya kamu sendiri yang mencoba untuk menghilangkannya"

"Menghilangkan apa? Lo yang menjauh dan lo yang menghilang. Apa itu salah gue?"
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Remember To Lose à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#102rify
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
One Heart (Very Slow Update), de cragsisa09
14 capítulos Concluída
Satu hati dan satu cinta, sebuah kalimat yang sering kali di ucapkan oleh Alvin pada Ify, tetapi kalimat itu sudah tidak pernah Ify dengar lagi karena Alvin harus meneruskan studinya di Jerman. Sebelum pergi Alvin memberikan sebuah kejutan di momen ulang tahun Ify yang ke-17 tahun, Ify sangat bahagia mendapatkan kejutan dari Alvin. Tetapi malam itu bukan hanya malam yang paling membahagiakan bagi Ify, malam itu juga malam yang paling membuat Ify sedih. "Kamu jangan nangis, Fy" bujuk Alvin sembari memeluk Ify yang menangis karena tidak mau dirinya pergi "Aku...ga mau kakak pergi, aku...mau kakak tetap di sini" ujar Ify memeluk Alvin semakin erat, Alvin kebingungan harus membujuk Ify bagaimana lagi "Udah dong Fy, jangan nangis kayak gini. Aku ga mau liat kamu nangis" "Kakak jangan pergi" ******* Setelah keberangkatan Alvin, Ify menjadi murung bahkan ia selalu mengurung dirinya di dalam kamar, hingga akhirnya datang seseorang yang membuat Ify perlahan kembali menjadi Ify yang dulu. Ify yang ceria dan penuh semangat. Bahkan setelah satu bulan ia dan Ify dekat, ia meminta Ify untuk menjadi kekasihnya. Ify menerima pria itu menjadi kekasihnya. Awalnya hubungan Ify dan kekasihnya berjalan mulus, tetapi setelah hampir satu tahun mereka pacaran, Ify baru mengetahui sebuah kenyataan yang benar-benar pahit. Bahwa cinta tulusnya dibalas dengan kedustaan oleh pria itu. "Aku akan lebih bahagia kalau pacar aku itu kamu, aku sebenernya pacaran sama Ify karena banyak hal yang mengingatkan aku sama kamu. Aku juga belum mencintai Ify sepenuhnya, karena dihati aku masih ada kamu". Kalimat itu membuat hati Ify sakit dan tidak menyangka bahwa selama ini orang yang ia pikir benar-benar cinta padanya ternyata menghianatinya dan mendustai dirinya. Selama ini Ify mencintai pria itu tulus sepenuh hati tetapi cinta tulusnya di balas dengan dusta dan pengkhianatan. Bagaimanakah kelanjutan hubungan Ify dengan pria itu? Dan masih adakah perasaan cinta yang tertanam di hati Ify pada Alvin?
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
That's All Cause IFY (END) - Revisi cover
MENUNGGU [TAMAT] cover
The Hearts Wants What It Wants cover
Please Don't Forget Me cover
REPLAY [END]✔ cover
One Heart (Very Slow Update) cover
Dilema [✔️] cover
HEART cover
Brandaly Girl cover
Story About Us (COMPLETED) cover

That's All Cause IFY (END) - Revisi

69 capítulos Concluída

ALYSSA SAUFIKA UMARI atau yang biasa akrab disapa Ify, adalah perempuan cerdas dan amat sangat mandiri. Tanpa sadar dia selalu berusaha membantu menyelesaikan masalah orang-orang disekitarnya, dan orang lain pun bisa mengandalkannya. Apapun dia lakukan untuk orang-orang disekitarnya bahagia. Sampai dia lupa, pada akhirnya dia tidak akan pernah bisa menyenangkan hati semua orang. Lalu Ify sadar, dia hanya manusia biasa yang memiliki ambang batas pada akhirnya. MARIO STEVANO ADITYA HALING yang biasa dipanggil Rio oleh sahabat-sahabat akrabnya. Tipe laki-laki yang biasa menjadi pujaan perempuan yang memandangnya, namun pandangannya sendiri sudah terlanjur terpaku pada satu titik sedari awal. Rio terbiasa berusaha keras hingga apapun yang dia mau selalu menjadi miliknya. Namun tidak untuk satu hal yang menjadi fokusnya dari awal. Hal itu justru menyeretnya mengikuti arus yang berlawanan dengan arusnya sendiri. Membuatnya harus kembali berpikir ulang, "Sanggupkah dia bertahan?"