Ruang Pekat

Ruang Pekat

  • WpView
    Reads 1,767
  • WpVote
    Votes 220
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 8, 2022
WpInfo
Poetry
[Kumpulan Puisi] Perihal rindu memang pelik. Suara pun kadang menyerah. Namun, masih kurencanakan alur-alur berikutnya. Mungkin dengan menerbangkan kata-kata sederhana bersama angin. Entah di mana nantinya ia memilih tinggal. Memeluk angkasa, berlayar di laut, atau berada di atas purnama. aku tidak peduli. Yang pasti masih bersembunyi di balik pekat.
All Rights Reserved
#65
bisu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • Harby Kelabu
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Langit Malam
  • Fixing the Broken ✓
  •  Mengikhlaskanmu Di Ujung Senja (PROSES REVISI)
  • Alkara ( Terbit)
  • ANDAI RINDU (KU) (BERSUA)RA

Merindulah jika hati tak sanggup untuk berjauh, merindulah sampai hatimu menggebu ingin memanggil namaku. kau pantas merindu untuk hal-hal yang kau anggap peneduh. kau bisa saja pergi, kau bisa saja kembali itu terserah kepututusanmu. tapi rindu akan utuh dalam benakmu yg selalu sendu. "kita hitam dan putih tah seharusnya menyatu,pergilah cari warna yg bisa kau satukan"-kamu❤ Sedikit kata yang kurangkai dan kudedikasikan untuk seseorang yang pernah menetap bertahun-tahun lamanya, serta pergi tanpa di minta dan menyakiti tanpa diduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines