Bulan dan Luka

Bulan dan Luka

  • WpView
    Membaca 121
  • WpVote
    Vote 24
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jul 22, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Gue rela bayar berapa aja, asal bisa kembali ke masa lalu. Masa dimana gue bisa sama-sama bareng orang yang gue sayangi" "Ga usah berangan-angan sesuatu yang gak mungkin. Itu cuma bikin kita makin putus asa." "Katanya kalo bintang jatuh, permintaan bisa secara ajaib dikabulin. Apa gue harus dorong lo dulu, ya?" "Haa?" Bulan tertawa, "Lo kan bintang." __________ "Makasih, ya." "Makasih buat?" "Makasih udah mau jadi temen terbaik gue, hehe ..." "Sama-sama." Jeva tersenyum lebar, "Berarti gue masih punya peluang, dong?!" Alis cewek itu berkerut, "Peluang apa?" "Peluang naik pangkat! Dari temen terbaik jadi temen hidup," _____________ "Gue butuh lo, Bintang." Bulan terisak, menahan dadanya yang terasa sesak. "Tapi gue benci sama lo!" _____________Coming soon_____________
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#365
persaudaraan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Arsyilazka
  • LOVE STORY QIANARRA
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • ZIA-IE
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • ANGKASA ✔
  • Bintang [end]

Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan