[EXO CHANYEOL] UNCONDITIONAL LOVE
  • Reads 4,457
  • Votes 501
  • Parts 19
  • Reads 4,457
  • Votes 501
  • Parts 19
Ongoing, First published Jun 01, 2019
"Hugs me as tight as you can"
.
.
.
Pernahkah kalian membayangkan bagaimana kehidupan para idol selama dibelakang kamera? Apa saja yang harus mereka lalui sehingga bisa memberikan penampilan yang terbaik untuk para fansnya? 

Pernahkan kalian membayangkan seperti apa kehidupan para idol ketika mereka tidak lagi menjalani hidup sebagai artis? Ketika seorang idol harus membuat keputusan berat meninggalkan dunia hiburan yang telah membesarkan namanya? 

Story ini menceritakan tentang kehidupan pribadi seorang Park Chanyeol, Apakah benar ia adalah Happy Virus yang tetap ceria ketika menghapi masalah yang datang bertubi-tubi?
Bagaimana cara seorang Park Chanyeol menghadapi masalah terbesar dikehidupannya? 

Terinspirasi dari EXO Webdrama "EXO Next Door", story ini akan menggunakan visual Main Cast dari web drama tersebut. 

Selamat menghayal dan selamat menikmati :)
With love, 
Author.
All Rights Reserved
Sign up to add [EXO CHANYEOL] UNCONDITIONAL LOVE to your library and receive updates
or
#5exoxreader
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dosa Ku cover
BABY CHANIE cover
Duke's Grip cover
Kesayangan Bunda cover
brother ; drarry cover
𝐒oerabaja, 1730 cover
Kisah Tak Sempurna cover
After Graduation cover
Selena (Wanita Panggilan) cover
antagonis wife [PO] cover

Dosa Ku

76 parts Ongoing

Liu Qiaqio, Permaisuri Dinasti Jin, telah menyerahkan hati, jiwa, dan raganya untuk sang kaisar. Dia mencintainya dengan sepenuh hati hingga merasa lelah, tetapi sang kaisar yang dingin hanya memiliki mata untuk satu orang, dan orang itu bukanlah dirinya. Kehangatan di mata kaisar saat memandang orang itu tidak pernah menjadi miliknya, kelembutan suara kaisar saat berbicara dengan orang itu tidak pernah ditujukan padanya, bahkan hingga ajal menjemput. "Apa salahku sehingga kau membenciku sejauh ini? Apa aku telah melakukan kesalahan sehingga kau memandangku dengan begitu hina? Apakah mencintaimu adalah dosa yang begitu besar?" tanyaku dengan lemah. "Dosamu adalah mencintai seseorang yang seharusnya tidak kau cintai," jawabnya dingin. 'Dia benar, aku telah menghabiskan terlalu banyak cinta untuknya hingga aku tidak punya sisa cinta untuk anak-anakku, untuk mereka yang benar-benar peduli padaku. Jika aku diberi satu kesempatan untuk menebus semua itu, aku akan menghabiskan seluruh hidupku melakukannya,' pikirku sembari menutup mata dan menyambut kematian. Atau begitulah pikirku.