One Of These Night

One Of These Night

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 1, 2019
"Aku mencintainya sejak kami kecil hingga beranjak dewasa, bersekolah bersama hingga junior highschool lalu berpisah setelahnya. Berpisah dengan air mata dan senyum kepalsuan yang ada di wajahku. Aku mencintaimu.. Namun itu hanya angan dimataku. Dan tentusaja tidak mungkin. Jadi.. Kuucapkan, "Selamat Tinggal" dan bukan nya "Mari berjumpa kembali^^" -Re. Violet.-
All Rights Reserved
#4
watty19
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Numbness (selesai)
  • My BOYfriend [Sudah TERBIT di PlayStore]
  • Senja yang Tak Usai
  • ABOUT US
  • ARGATHA [ SELESAI]
  • Because Of Love {Completed}
  • Revalet
  • Senja dan Langitnya
  • Prestige
  • Where The Feelings

Highest rank : #1 in boyfriend [15 januari 2019] "Jauh-jauh dari gue!" Ia mengibas-ngibaskan tangannya, seolah mengusir. Mau tidak mau Adel menurut, ia mundur dengan senyuman yang masih mengembang. "Jauh lagi!" Adel mundur lagi. "Lagi!" "Terus, lagi!" Adel terus mengikuti ucapan Bagas, dan senyumannya semakin lama kian sirna. "Udah, stop! Lo harus jaga jarak sama gue kayak gini. Kalo lo berani deket-deket, kita end!" sungut Bagas sambil memperagakan gaya menggorok leher. Bibir Adel mengerucut. "Ih, gue jadi kayak penguntit tau nggak, Gas?!" "Gas gus gas gus! Lo kira gue elpiji!" ucap Bagas tak terima dengan namanya yang disingkat-singkat dan malah jatuhnya seperti gas elpiji. Adel cengengesan. "Jadi, gue manggilnya apa, dong? Ba? Atau..... Sayang?" -------- Copyright 2018 @windchenchaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines