My Kampret Boyfriend

My Kampret Boyfriend

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 3, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Kok jadi lo yang nyolot sih! Yang nabrak kan elo, kenapa jadi lo yang marah! Harusnya tuh gue! Gue! G-u-e. Bukan lo!" - Alaika Jumiah "Terserah gue lah! Mulut-mulut gue kenapa lo yang ngatur." -Ardito Alega ^_^ >_< Cerita ini hanya khayalan. Tidak ada dikehidupan nyata. Apalagi berdasarkan pengalaman. Karena author belum punya pengalaman. Kuy lah di baca. Di vote. Di komen. Tidak ada unsur pemaksaan. Yang minat bisa langsung di cek. Yang tidak, boleh meninggalkan. Tapi hati-hati nanti ditinggalin beneran loh. Sekian~~
All Rights Reserved
#122
kampret
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Origami Alfiolita (End)
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • ZHAIN GROUP BOYS (ON GOING)
  • LOVE STORY QIANARRA
  • ALVA ( Aldo & Vava)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]

*** CERITA PERTAMA berlanjut ada di 《Sianin》 Di suatu hari yang cerah sedikit berawan... "Luna pacaran, yuk...?" "Apa Kak??" "Budeg kali ya nih Anak!" "LUNA PACARAAAAANN YUUUUUUUUKK...!!" "Astaga Kakak, nggak usah teriak gitu, Luna nggak tuli." "Ya abisnya lu pake nanya kaya orang nggak denger. Eh jadi gimana Luna, mau ya?" "Mau apa Kak?" "Mau mandi..." "Nggak ah Kak, Luna tadi udah mandi kok." "Ya Tuhan, pegel gue ngomong sama lu bocah ingusan, ih sumpah pengen gue lempar lu ke sumur." "Enak aja ngatain Luna bocah ingusan, Luna udah gede ya, umur Luna aja bentar lagi 17 tahun, lagian Luna nggak ingusan, kenapa sih Kakak hobi banget bully Luna?" "Ya Tuhan Lunaaaa nih gue ulang (narik nafas). Luna mau nggak jadi pacar Origami?" Cerita dari kisah nyata Author sendiri 95% real sisanya bumbu penyedap rasa. Yang nggak suka belok atau homophobia skip aja, lagian ceritanya juga nggak penting banget. Dan tolong ya ini tulisan pertama jadi ngga ada yang boleh ngebully. Author sudah kenyang di bully tiap hari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines