Narasi Puisi Tingkah Laku

Narasi Puisi Tingkah Laku

  • WpView
    Leituras 633
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 20
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, set 30, 2019
WpInfo
Poesia
Sebuah kumpulan narasi, puisi atau cerita sehari hari yang ditemukan menarik dimasa itu, hari itu juga. Kemiripan adalah harapan. Bersama kata dan kalimat, jejak menjadi kenangan. Tapak kaki yang menginjak tanah butuh energi, sedangkan isi kepala perlu obrolan, diskusi dan membaca.
Todos os Direitos Reservados
#4
leher
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • KenSil (Kisah yang Belum Usai) ✓
  • Ketika Dunia Bercerita [Antologi Cerpen & Puisi dalam Event Frinity Publisher]
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • Untuk Dimas (End) REVISI
  • Bumaga i Ruchka
  • Barisan Penyesalan
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • RUMPANG RAMPUNG
  • ¡Playlist! - Daily Writing Challenge NPC 2021 (END)

Seperti kegelapan pekat di malam yang temaram... Hanya dia... ucapku bagai mantra. mantra yang membelenggu hati untuk selamanya. kau adalah sosok misterius yang pernah kukenal ini adalah kisah tentang mimpi-mimpi rapuh yang dibangun di atas kertas dan masa depan yang dirajut oleh benang kusut masa lalu. yang ku tau... Tuhan menciptakan cinta tidaklah sia-sia. Disaat orang yang kau cintai berpindah ke lain hati, kau dapat belajar kesetiaan ketika ujian cinta menghadang perasaan. Kau dapat belajar kesabaran dalam penantian panjang dan kau dapat belajar keikhlasan hati disaat orang yang kau cintai pergi. Namun yang paling berat dan bermakna adalah ketika kau tak dapat mengobati rindu disaat rasa rindu terus menggebu. Ketika kau sakit hati, nikmatilah. Sesungguhnya keindahan dari cinta bukan hanya ketika kau dicintai. Tapi keindahan cinta juga ketika kau tersakiti. Karena disaat itu, kau akan merasakan betapa indahnya cinta. Betapa indahnya hidup ini hingga tuhan tidak menciptakan patah hati secara sia-sia. Hatiku sudah memilih untuk jatuh padamu, dan aku tidak bisa mengelak. Terkadang aku merasa...salahkah aku jatuh padamu? Karena setelah sekian lama aku membiarkan hatiku jatuh, hatiku tidak kunjung bangkit. Hatiku malah jatuh semakin dalam hingga rasanya untuk bangkit pun sulit. Terkadang aku berpikir, terbebanikah kamu dengan perasaanku? Kau tidak bisa memaksa agar seseorang membalas perasaanmu dan aku juga tidak bisa membuka hatiku untuk siapun. Walaupun ada yang menyembuhkan lukaku, aku tidak bisa membalasnya dengan hal yang setara. Seakan ketakutan yang selama ini kusembunyikan akan meluap dan menghancurkan kita berdua. Semua pengujian hati telah aku lalui hingga terbentuk benteng-benteng cinta dalam diriku. Entah kemana hati ini akan pergi berlabu meninggalkan dermaga cintanya. Semua perasaanku, semua rasa rinduku, biarkanlah semuanya memudar ditelan waktu.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo