Story cover for DEVALYA by febbyyfeb_
DEVALYA
  • WpView
    Reads 241
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 241
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Jun 02, 2019
Alya andini adalah seorang gadis yang pintar,sopan,dan tidak bisa diem,anak dari seorang dokter membuat alya pun ingin mengikuti jejak orang tuanya yaitu menjadi dokter.Maka dari itu ia belajar dengan sungguh sunguh agar bisa mencapai cita citanya sejak kecil.

Devara ardiansyah adalah seorang cowo dengan segala tingkah buruk nya,jika alya anak yang sopan maka devara adalah sebaliknya,cowo dengan banyak masalah dirumahnya itu lah yang membuat dia menjadi anak yang berandalan,pembakang,dan sulit untuk diatur.
Namun dibalik sifat buruknya Deva memiliki kecerdasan yang setara dengan murid murid yang mendapat juara umum disekolah tetapi sifat malasnya lah yang menjadi penghalangnya

Lalu bagaimanakah kisah mereka selanjutnya?
All Rights Reserved
Sign up to add DEVALYA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Jejak Waktu [Complete]  by Cikacuu04
15 parts Complete
Halo guys.. I'm back dengan cerita baru, setelah cerita pertamaku yang gagal.. Semoga kalian suka yah sama cerita kali ini❤️❤️ So kalau alurnya kurang bagus tolong maklumi authornya yah, kalau ada kritik dan saran boleh langsung comment aja.. 😊😘😘 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Jejak waktu.. Waktu ku berjalan cepat, Menyisahkan memori yang mengakar penat. Meski ragaku berteriak memberontak, Namun, tidak dengan jiwaku. Tersenyum ia bersama mega yang merona, tatkala bintang berpijar turun ke perpaduan. Perjalanan ku mungkin sulit dan rumit hingga meninggalkan jejak waktu disetiap nafasku. Kenangan, waktu terakhir ku seindah perjalanan ku.. Ini adalah kenangan Indah yang takkan terlupakan, hanya akan membekas dalam ingatan. _________________________________________________________________________________________________________ PS : ⚠️Cerita ini hanyalah sebuah fiksi belakang yang terlahir murni dari sebuah kegabutan author, semua latar yang ada dalam cerita ini hanyalah sebuah haluan semata dan cerita ini tidak bermaksud untuk menyinggung para pembaca, jika ada kata-kata yang tidak menyenangkan mohon maafkanlah author.. Yang penasaran bisa langsung baca.. Tolong hargai dan jangan lupa kasih suport author terus, agar bisa semangat UP ceritanya, dengan cara vote kalo kalian suka dengan ceritanya, coment kalo kalian pengen kasih saran atau apapun itu, dan share kalo kalian berpikir cerita ini wajib dibaca teman-teman kalian.. Enjoy!!
You may also like
Slide 1 of 9
SUARA BIA (TAMAT) cover
Is LOVE cover
Jejak Waktu [Complete]  cover
PROSA "Proyeksi Rasa" [END] cover
NYAMAN [Proses Revisi] cover
LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )  cover
MAWAR  cover
Yang Dicari cover
The Special Class cover

SUARA BIA (TAMAT)

47 parts Complete

"Bia, Ibu tahu, ini semua hanya keisenganmu untuk lari dari hukuman. Tapi hukuman tetaplah hukuman, Bia. Kau tidak bisa lari dari itu." Lanjut sang Guru menyadarkan Bia dari lamunannya. Sorot matanya penuh kekecewaan. Tangannya mengepal, mencengkeram erat rok biru yang ia kenakan. Ia merasa tersudut. Tak ada yang mendengarkannya. Tak ada yang memahaminya. Tidak kedua orang tuanya, tidak juga tempat yang konon disebut rumah keduanya. Sekolah. Sedetik kemudian Bia bangkit dari kursi. Mengambil kertas dan pena yang ada. Lugas, ia menuliskan sesuatu dengan tangan kecil yang penuh luka itu. Getar terlihat dari tangannya. Guru itu memandang bertanya-tanya. Namun Bia tak peduli. Ia meletakkan pena itu, lalu dengan cepat melipat kertas itu. Tanpa permisi, Bia meninggalkan ruangan dan sang guru yang masih tak mengerti aksi apa lagi yang akan dilakukan siswi itu. Langkahnya cepat. Tujuannya terhenti pada kotak saran yang usang. Kotak yang terbuat dari kayu itu tampak berdebu dan diselimuti sarang laba-laba. Bia menelan salivanya. Menatap lurus pada kotak itu dengan sedikit sisa-sisa harapan yang ada. *** ⚠️Semua yang ditulis adalah murni imajinasi penulis. Vote dan komentar yang diberikan akan sangat berharga/memberikan semangat penulis untuk membuat kisah selanjutnya. Selamat membaca, semoga terhibur dan terimakasih telah menyempatkan waktu untuk membaca :) ❤️