Abbiamo aggiornato le nostre Linee Guida sul Contenuto.
Consulta le linee guida più recenti per continuare a condividere storie in sicurezza.
Just Our Time

Just Our Time

  • WpView
    LETTURE 44
  • WpVote
    Voti 5
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, giu 19, 2019
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
"Setelah ukhti tau syariat " "Siapapun akhi yang mengakad" "Akan kuterima dengan semangat" "Jadi kekasih dunia akhiraaat..." "Siapa juga yang mau akad an sama lo." Sela Akhyar kesal sambil berlalu. "Lah, orang lagunya buat pak Khoir lo mah kepedean". Protes Azza yang tidak terima bahwa lagu hasil aransemennya itu untuk lelaki yang sedang berjalan didepannya. Azza dan Akhyar, dua individu yang terjebak dalam zona nyaman, tapi syariat yang mengharuskan, apabila serius dalam hubungan,harus segera dihalalkan agar tidak menimbulkan kemaksiatan. Entah karena gengsi atau malas mengakui. Padahal mereka sama sama menaruh hati,mereka malah terjebak dalam masalah yang membuat mereka belajar arti dari jujur pada diri sendiri.
Tutti i diritti riservati
#1
azza
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • More Than Senior
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • ANTAGONIS YANG TAK LAGI SAMA
  • FATQEEL
  • CINTA TANPA AKHIR {END}
  • Dibawah Langit Yang Retak (joongpond)

"Gw mau ngomong serius. Please, dengerin baik-baik." Ucap jauhar dengan wajah serius menatap aisyah. Mendengar itu aisyah jadi panas dingin, jantung berdetak lebih kencang. "Syah, dari awal gw liat lu, gw ngerasa lu cewe yang beda. Lu berani dan lu bisa buat gw penasaran siapa lu sebenarnya. Entah dari kapan gw mulai jatuh cinta sama lu, intinya gw sayang sama lu, syah." Aisyah diam saja, dia bingung harus bereaksi seperti apa. "Gw mau komitmen sama lu, tapi kalo lu merasa ga nyaman sama gw, lu boleh pergi, asal bilang. Kalo lu nyaman sama gw pun sama, bilang. Biar kita pacaran." "Biarin gw yang jaga lu." Ucap jauhar memberi jeda. "Lu mau?" Aisyah cukup lama terdiam sebelum akhirnya menggangguk. "Komitmen dulu, kan?" Tanyanya menyakinkan, masih trauma dengan yang namanya hubungan. "Iya, tapi lu bisa ngambil keputusan nanti. Lu nyaman atau ga sama gw." Ucap jauhar. ****** Apakah mereka bisa saling menjaga hati satu sama lain? Kalo penasaran ayo..intip-intip cerita ini.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti