Muliakan Masa Mudamu

Muliakan Masa Mudamu

  • WpView
    Membaca 145
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jul 4, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
Cerita seorang anak remaja dengan berbagai problematika hidup nya yang mempunyai mimpi yang tinggi bertemu dengan Rabbnya , dalam kehidupan nya hadirlah penyemangat pengemangat hidup agar ia dapat istiqomah menitih jalan dalam kehidupan yang sementara ini. Penyemangat pengemangat hidupnya senantiasa memberikan ia dorongan baik motivasi atau sekedar nasihat. Semoga bermanfaat. Barakallah fiik. World of syariah.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#38
ibrahim
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • MENDEKAP RINDU
  • Berawal dari Amanah Ibu Berakhir menjadi Prinsip Hidupku
  • Amanah & Cinta 💓 (END)
  • Terangi Aku Dengan Sinarmu(REVISI)
  • MUTIARA TAWASUL CINTA
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • GEMA-GEMA ISLAM
  • Kisah kita
  • IBU➥END
  • Time Loop

Di tengah konflik antara keinginan orang tua dan hati nurani, Amanda, seorang mahasiswi yang penuh dengan ambisi dan cinta, menemukan dirinya terjebak dalam perjalanan yang tak terduga. Dijodohkan oleh orang tuanya dengan pria yang mereka pilih untuknya, Amanda sudah memiliki hati yang terikat pada seseorang yang telah lama menjadi bagian dari hidupnya. Namun, dalam perjalanannya mencari jati diri dan memperjuangkan cintanya, Amanda harus menghadapi tekanan dari orang tua yang berharap agar ia mengikuti jalur yang telah mereka tentukan. Konflik batin pun tak terhindarkan ketika hati Amanda berseberangan dengan keinginan sang ayah yang keras kepala. Di tengah pergulatan antara cinta dan tanggung jawab, Amanda harus menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri untuk menghadapi segala rintangan yang menghadang. Dalam perjalanan ini, dia akan belajar tentang arti sejati dari kebahagiaan, kesetiaan, dan pengorbanan. Namun, di balik semua itu, pertanyaan besar terus menghantuinya: Akankah Amanda mampu mempertahankan cintanya dan menemukan kebahagiaannya sendiri, atau akankah ia tunduk pada tekanan orang tuanya dan merelakan hatinya untuk mengikuti jalan yang telah ditentukan untuknya? Hanya waktu yang akan menjawabnya. "Kamu jangan terlalu memanjakannya, lagian itu merupakan keputusan yang tepat untuk masa depan Amanda yang lebih baik," ibu Amanda tak habis pikir dengan suaminya. "Kau tega melihat putri mu terpaksa mencintai orang lain, apa yang kau pikirkan. Dulu kau sangat memanjakannya, bahkan tak ingin melihat dia menangis. Hanya karena dia tak sejalan arah dengan kemauanmu, lantas membuatmu terlalu dalam kecewa dengan dia? Ibu Amanda yang akhirnya tersulut emosi dengan cara suaminya. "Kau bahkan tak melihat secara dalam tatapan putri mu, yang begitu merindukan sikap hangat ayahnya. Ambisi mu membuat hatimu membeku," lanjut ibu Amanda meninggalkan ayah Amanda di ruang kerja di rumah mereka.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan