The Slave Of Love

The Slave Of Love

  • WpView
    Reads 2,624
  • WpVote
    Votes 1,199
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Dian Liliana, itulah nama siswi yang sudah mencintai seorang siswa kurang lebih dua tahun. Dia tidak mendapatkan balasan dari siswa itu selama dua tahun ini. Tapi siapa sangka, suatu hari siswa itu mengatakan cinta kepada Dian. Dian yang memang sudah mengagumi dan menyukai siswa itu tanpa pikir panjang langsung menerimanya. Di awal pacaran dengan siswa itu Dian baik baik saja, tapi semakin hari belakangan dia sedikit berubah. Bahkan banyak perubahan yang terjadi. Mau tau kisah selanjutnya? Yuk terus baca cerita ini 'The Slave Of Love' .
All Rights Reserved
#3
zian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My First Love [END]
  • KEZAN (END)
  • Seperti Sedang Bermimpi [ON GOING]
  • Love, Life, Line (Completed)
  • DAYANA

WARNING 21+!!! Banyak adegan dewasanya, yang merasa belum cukup umur diharap mengundurkan diri ya... ##### Mavia Renata, seorang siswi cantik kelas 2 SMA yang nampak anggun dan lembut namun sebenarnya ia adalah gadis yang tomboi. Dia sedikit kurang pandai dalam bidang akademik, namun berbeda dengan bidang non-akademik nya yang luar biasa. Dia punya segudang prestasi dalam bidang olahraga, seni serta kepemimpinan. "Hei..Boleh nggak gue minta jawaban soal lo?" ucapku sambil menyenggol sikunya. Ku buang jauh2 gengsi ku entah kemana, ku bulatkan tekat ku untuk bertanya padanya. Ya dia adalah Marvel Abimana, Cowok blasteran Indo-Korea yang cukup ganteng namun paling rese di kelasku yang kebetulan banget kali ini duduk sebangku dengan ku. "Boleh," jawabnya singkat. "Beneran??" tanya ku curiga. "Boleh,tapi nggak gratis!" imbuhnya sembari menoleh kearahku dengan senyum liciknya. "Lo mau imbalan apaan?" tanyaku penasaran. "Satu jawaban dibayar dengan satu ciuman," bisiknya pelan tepat di telinga kananku. Seketika itu juga membuatku bergidik ngeri. "What????" ucapku kaget. Terlihat dia sedang tersenyum puas. "Sial!!! apa yg harus aku lakukan??" ucapku dalam hati. Mau tau kelanjutannya?? Yuk lanjut baca..

More details
WpActionLinkContent Guidelines