Attack on Animal Monsters

Attack on Animal Monsters

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 29, 2020
Saat ini, seluruh kota telah diserang oleh beberapa Monster berbentuk hewan yang memakan manusia. Lalu beberapa Manusia binatang yang disebut Hybrid pun turun ke bumi untuk membasmi para monster itu. Aku merupakan manusia biasa yang menjadi korban dari para kejaran monster itu. Tapi kejadian tak terduga menimpaku sehingga aku berubah menjadi Hybrid. Menjadi Hybrid adalah kesempatan terbesarku untuk membalas dendam kepada monster-monster itu karena sudah membunuh ibuku. Aku pun ikut bersama para Hybrid yang lainnya untuk membasmi para monster itu...
All Rights Reserved
#802
monster
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NOIR [SUDAH TERBIT]
  • Obliviora [HIATUS]
  • BOUND
  • Vandals (Season 1)
  • Behind the Chill of the Night Wind (HIATUS)
  • The Comedian's Last Laugh
  • THE SECOND ENDING [END]
  • Transmigrasi Ayne

[NOIR #1] - [SUDAH DITERBITKAN OLEH FRENDZUKZEZ PUBLISHER! SEBAGIAN ISI BAB TELAH DIHAPUS!] - Mereka mengejarku. Mereka berniat memangsaku, entah karena apa. Lima tahun lalu, langit kota Bogor terbelah. Lima tahun lalu, aku menyaksikan monster-monster itu turun dari langit. Lima tahun lalu pula, aku menjadi satu-satunya anak yang selamat. Sejak insiden langit yang terbelah itu, aku bisa melihat mereka. Makhluk-makhluk itu ada di mana-mana dan terus memakan manusia. Sayangnya, tidak peduli apa yang aku jelaskan, tidak pernah ada yang percaya. Mereka malah menganggapku gila. Karena hanya aku yang bisa melihat mereka, orang-orang mengira makhluk-mkahluk itu hanya ada dalam kepalaku. Namun pemuda itu berbeda. Dia bisa melihat makhluk-makhluk itu sama sepertiku, bahkan bisa membunuh mereka dengan sangat mudah. Yang membuatku tak habis pikir, pemuda ini, pemuda yang bisa membunuh monster-monster itu dalam satu kali tebasan, ternyata tak lebih dari seorang tunanetra. Di bawah suara kepakan sayap dan jatuhnya bulu-bulu berwarna hitam sepekat malam, kami berdua dipertemukan oleh garis takdir yang terhubung oleh tragedi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines