"Menangislah. Aku ada di sini. Aku akan mendengarkanmu."
Kedua lengan yang melingkari tubuh mungilnya, dada lebar yang menjadi tempat sandarannya, serta kalimat bernada lembut yang diucapkan di telinganya, membuatnya tersadar bahwa pemuda itu memang selalu ada di sana untuknya.
Hanya untuknya.
Milik gadis itu satu-satunya.
---
Karateka!Tetora x VolleyPlayer!Reader
Ensemble Stars © Happy Elements
Tous Droits Réservés