AYANA
  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Isak tangis perempuan itu sudah sangat banyak. Tak dapat membendung air matanya lagi. Sudah tak punya tujuan hidup saat seseorang yang peduli terhadapnya meninggalkan perempuan itu untuk selamanya. Akankah Arga mengembalikan senyum wanita itu kembali?
All Rights Reserved
#609
arga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Yang Selalu Diremehkan
  • ARGANTARA [ Bersambung]
  • #2 The Sunflower that Never Shines
  • Argumentasi Dimensi [Completed]
  • ARKANA DIRGANTARA
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • ARGA
  • Almost Us
  • Puisi Cinta [END]

Angga, seorang remaja pendiam yang gemar menggambar, selalu dianggap tidak berguna oleh ayahnya yang keras dan otoriter. Dalam keluarga yang mengagungkan prestasi akademik dan kesuksesan finansial, minat Angga terhadap seni dianggap sebagai hal sepele yang tidak memiliki masa depan. Hari demi hari, Angga dihujani kata-kata kasar dan sindiran yang menorehkan luka di hatinya. Di sekolah, Angga juga bukan siapa-siapa. Ia adalah bayangan yang tak terlihat, seorang anak yang duduk di pojok kelas, diam tanpa suara. Hanya secarik kertas dan pensil yang menjadi sahabat setianya. Namun, dalam dunia sketsa hitam-putih itu, Angga merasa bebas. Ia bisa menciptakan dunia yang ia inginkan - dunia di mana ia adalah pahlawan utama yang tak tertandingi. Namun, semua itu berubah ketika Angga bertemu dengan seorang mentor tak terduga, seorang pelukis jalanan yang pernah merasakan pahitnya diremehkan. Lewat bimbingan mentornya, Angga mulai menemukan kekuatan dalam dirinya. Ia belajar bahwa setiap goresan pensilnya adalah suara yang tak lagi bisa diabaikan. Seiring waktu, Angga mulai menunjukkan kemampuannya. Namun, ketika kesempatan besar datang - sebuah kompetisi seni bergengsi - Angga harus memilih antara mengejar mimpinya atau tetap tunduk pada bayangan sang ayah. Akankah Angga berhasil membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar bayangan, atau justru tenggelam semakin dalam dalam cemoohan dan keraguan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines