
Kisah sajak seresah Kisah tak selamanya indah dalam pelupuk mata, berkali kali ku buat sketsa dalam raga namun tak satu dengan hati, memang semua kata ku buat dalam sebuah bait kalimat di buku, kukumpulkan semua, agar dapat menyisakan rasa ku terdahulu yang bisa jadi kan terulang (lagi) Akan sering ku selipkan, kata penitip rintihan rindu pada pujaan mu, entah dimana, entah siapa kuharap tersampaikan ❤️Tous Droits Réservés