Story cover for For You by Siron26
For You
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jun 03, 2019
Ini bukan cerita untuk kalian baca.
Ini hanya catatan untuk diriku sendiri.
.
.
Aku membutuhkan tempat untuk aku jujur
Untuk aku mendapatkan pelukan dan dekapan dan kata kata bahwa semua akan baik- baik saja. Dan tidak ada yang bisa memberikan itu kecuali tempat untuk menulis. Disini
All Rights Reserved
Table of contents

1 part

Sign up to add For You to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah by akmal1505
25 parts Ongoing Mature
Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.
The Love Story" Kurus & Mancung" by Itsmelagaimo
9 parts Complete
Hidup itu sebuah perjalanan yang sangat berharga, namun tidak pernah lepas dari masalah mulai dari keluarga, sahabat bahkan kisah cinta-mu. Masalah yang hadir tentu bisa membuat kita rapuh. Tapi kamu harus percaya TUHAN tidak memberikan ujian melebihi batas kekuatan yang kita miliki, masalah tidak harus menjadikan kita lemah, takut tapi harus bisa mengambil hikmah-nya. Banyak hal yang membuat kita harus memahami tentang arti dari sebuah kehidupan. Disini aku hanya ingin cerita ku berlabuh melalui sebuah karya tentang percintaan dari kisah sendiri. Apa kalian mengalami hal sama dengan kisah ku ? Terima kasih, waktu mempertemukan kita mengenalmu salah satu anugerah terbesar di hidupku. Meski takdir tidak berpihak pada cinta. Tapi aku percaya selalu ada alasan terbaik kenapa sesuatu bisa terjadi. TUHAN selalu memiliki skenario terbaik- nya. Ikhlas atas segala takdir memahami dan mengerti, kenapa TUHAN memberikan cobaan itu ? Dan aku pun tidak memiliki jawaban atas pertanyaan ku sendiri, terpuruk dalam suasana, kehilangan arah, entah mau kemana pergi-nya ? Air mata mungkin bisa jadi saksi sepanjang hari memikul rasa sakit yang entah kapan sembuhnya ? Mau kemana mencurahkan segala duka ku ? Disini tidak ada siapa-siapa ? Hanya ruang kosong yang menemani diriku mengapa harus tinggal disini ? namun TUHAN hadir meskipun aku tidak pernah melihat-Nya dalam keadaan jiwa-ku yang remuk, hancur, Dia hadir menuntun dan menjagaku sepanjang hari. Aku percaya segala takdir TUHAN yang paling terbaik untuk setiap insan manusia di muka bumi. Pada dasarnya yang tersisa dari hidup kita adalah : kematian, dan kehilangan yang sangat sulit adalah menerima akan perpisahan itu terjadi 🥀 sesekali kita akan beruntung menemukan bahagia, tapi sesekali kita akan menemukan duka atau yang disebut luka.
You may also like
Slide 1 of 10
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah cover
N O R A [on going] cover
Mas Seskab With Partner Media [HIATUS] cover
Sunflower (JoongDunk) (END)  cover
Love In My Life  cover
The Love Story" Kurus & Mancung" cover
{END}JUST ONE DAY (ZeeNunew) cover
[END] LOVE ME AGAIN (BOSSNOEUL) cover
FALL IN LOVE WITH PROF. KIM cover
[END] THE MARRIED  cover

Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah

25 parts Ongoing Mature

Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.